Hukum  

Imbauan Protokol Covid-19 dan Penindakan Warnai Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020

PIMPIN: Kasat Lantas Polres Malang AKP Diyana pimpin hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020.


Hari Terakhir  Operasi Patuh Semeru 2020 Satlantas Polres Malang

Malang, Memox.co.id –
Kasat Lantas Polres Malang AKP Diyana Suci Listyawati S.I.K pimpin langsung hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020, bertempat di  Jembatan Metro Kepanjen dan kawasan Tol Exit Karanglo, Rabu (05/08/3/2020).

Mengambil di dua lokasi yang berbeda yakni Malang Selatan dan Utara. Dalam pelaksanaannya anggota Satlantas Polres Malang tidak hanya melakukan penindakan terhadap masyarakat pelanggar berlalu lintas, imbauan berupa pemberian brosur dan masker untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 juga gencar dilakukan.

IMBAUAN: Pemberian brosur imbauan tertib berlalu lintas kepada masyarakat dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Digelarnya Operasi Patuh Semeru 2020 salah satu upaya pihak kepolisian untuk menurunkan titik lokasi kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan,sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19,” terang Kasat Lantas Polres Malang AKP Diyana.

Mantan Kasat Lantas Polres Batu ini juga menjelaskan, dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020 kali ini sangat berbeda. Selain melaksanakan penindakan pihaknya kali ini juga diperintahkan melaksanakan imbaun  protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat pengendara.

MASKER: Pemberian masker kepada masyarakat yang tidak memakai masker saat pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2020.

“Tidak hanya itu dalam  pelaksanaanya, kita juga menerapkan secara tematik berdasarkan prioritas pelanggaran yang sering terjadi di wilayah masing-masing dengan tujuh prioritas pelanggaran. Namun demikian tetap mengedepankan giat preemtif dan preventif, sedangkan untuk penindakan pelanggaran, utamakan skala prioritas. Dengan presentase gakkum 20 persen, preemtif 40 persen dan preventif 40 persen,” terangnya mewakili Kapolres Malang AKBP Hendri Umar S.I.K.MH. (fik)