MEMOX.CO.ID – Meski memiliki angka pengangguran yang cukup tinggi dengan 10.175 jiwa, Kota Batu tercatat memiliki angka kemiskinan terendah di Provinsi Jatim. Hal ini dibuktikan dengan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan mengalami penurunan 0,30 poin dari 4,09 persen pada bulan Maret 2021 menjadi sebesar 3,79 persen pada bulan Maret 2022.
Kepala Dinsos Kota Batu Ririck Mashuri membeberkan catatan BPS hingga Maret 2022 sebesar 8,05 ribu orang dan erkurang 580 orang terhadap Maret 2021. “Penduduk miskin didefinisikan sebagai penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan (GK),” katanya Kamis (28/9/2023).
Baca juga: Mantan Walikota Batu ‘Khawatir’ Perkara Pasar, Pj Aktif di Sosmed Hingga Sampah Kota Batu
Lebih lanjut, garis kemiskinan di Kota Batu pada bulan Maret 2022 tercatat sebesar Rp 564.010,- per kapita per bulan, bertambah sebesar Rp 41.191,- per kapita per bulan atau meningkat 7,88 persen bila dibandingkan kondisi bulan Maret 2021 yang sebesar Rp. 522.819,- per kapita per bulan. Dari hal itulah di Jawa Timur persentase angka kemiskinan yang mencapai sekitar 4,7 persen.
Ia juga menambahkan ada kepedulian bersama untuk bergerak menuntaskan kemiskinan di kota yang terkenal sebagai kota destinasi wisata tersebut. “Perhatian kita bersama akan memberikan semangat bagi para lansia untuk tetap bahagia menjalani hidup. Mari kita bersama-sama membangun solidaritas sosial, untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di sekitar kita,” imbuhnya.






