Diabaikan Disporapar, Persam Jual Motor Butut Demi Ikut Piala Menpora

Pamekasan, Memox.co.id – Perkumpulan Sepak Bola Amputasi (Persam) Madura mengeluh. Pasalnya, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) abaikan nasib atlet sepak bola dengan keterbatasan itu. Persam harus menjual dua unit sepeda motor butut demi ikut berlaga di Piala Menpora di Jakarta.

Hasil penjualan dua unit sepeda motor digunakan untuk membiayai pemberangkatan atlet Persam. Ketua Persam Madura Dimas mengaku harus menjual dua unit sepeda motor butut lantaran tidak ada bantuan sama sekali dari pemerintah Kabupaten Pamekasan.

“Sudah beberapa bulan yang kami mengirimkan proposal dan sudah diterima langsung Kadisporapar. Namun, sampai pemberangkatan tidak ada kejelasan ketika ditanya terkait proposal yang sudah masuk,” ujar Dimas melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (22-10-22).

Dimas mengatakan, motor butut yang dijual demi memperjuangkan timnya agar dapat mengikuti pertandingan piala Menpora di Jakarta. Tim Persam sebelumnya sempat akan turun jalan demi mencukupi kebutuhan selama berada di Jakarta.

“Rencana mau turun jalan mas tapi gak jadi karena saya tidak membolehkan. Saya rela menjual dua motor butut saya, karena saya pribadi melihat teman-teman ada potensi untuk lebih maju dan mandiri menurut saya patut di perjuangkan mas,” ujarnya.

Sebanyak 13 orang tim Persam termasuk official yang ikut ke Jakarta. Sementara dari kebutuhan dana selama di Jakarta, Dimas mengungkapkan kalau berkisar 17 juta yang di butuhkan namun hanya terkumpul 7 juta.

“Ada dua pihak swasta yang membantu Dari BANI  dan BMC. Tapi juga masih banyak yang individu. Untuk kebutuhan kurang lebih menghabiskan dana sekitar 15 juta yang ada 7 juta,” ujarnya.

Kepala Disporapar Pamekasan Kusyairi dihubungi melalui saluran telfon tidak ada respon. Pesan aplikasi Whatapp juga tidak ada balasan. (udi/ono)