Kejurprov Taekwondo Jatim 2019 di Kota Pasuruan
Bondowoso, MemoX– Taekwondoin-taekwondoin (sebutan atlet taekwondo, red) Bondowoso menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Provinsi (kejurprov) Taekwondo Jatim 2019. Berkekuatan 16 taekwondoin dalam ajang Kejurprov Jatim yang digelar di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan pada akhir Maret lalu, mereka sukses membawa pulang 15 medali ke Kota Tape- julukan Kabupaten Bondowoso.
Paginyoto, Ketua Pengurus Kabupaten Taewondo Indonesia (Pengkab TI) Bondowoso mengatakan, 15 medali yang dibawa pulang Taekwondoin Bondowoso dari Kejurprov Taekwondo Jatim 2019 di Kota Pasuruan, terdiri 6 medali emas, 4 perak, dan 5 perunggu.
”Hanya satu Taekwondoin Bondowoso yang gagal meraih medali. Ini berkat latihan keras dan disiplin para atlet serta dukungan KONI Bondowoso,” katanya. Sebenarnya, Paginyoto berharap Taekwondoin Bondowoso dapat menyabet lebih dari 6 medali emas.
Karena, kekuatan dan kemampuan Taekwondoin Bondowoso untuk mewujudkan harapan tersebut mampu dan tidak kalah dengan Taekwondoin daerah lain di Jatim. ”Kami berharap dapat meraih 7 sampai 8 medali emas. Tapi, tercapai 6 medali emas, karena ada Taekwondoin kami mengalami cidera,” ungkapnya.
Enam medali emas tim Taekwondo Bondowoso dalam Kejurprov Taekwondo Jatim 2019 di Kota Pasuran disumbangkan 4 Taekwondoin putra dan 2 Taekwondoin putri pada kategori kyorugi (tanding).
Empat taekwondoin putra adalah Dimas Putra, Christian Evrin, dan Fafa di kelompok senior dan Fabian kelompok pra yunior. Dua Taekwondoin putri adalah Mita kelompok yunior dan Permata Cinta kelompok pra yunior.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bondowoso, Noer Soetjahyono mengungkapkan kebanggaannya dengan prestasi yang dicapai para taekwondoin Bondowoso dalam Kejurprov Taekwono Jatim 2019 di Kota Pasuruan akhir Maret lalu.
”Saya berharap prestasi bagus ini makin memotivasi Pengkab TI Bondowoso dalam mempersiapkan atletnya menghadapi Porprov Jatim VI/2019 pada Juli mendatang,” katanya. (ido/sam)





