Hukum  

Begal Payudara Beraksi di Gresik

Gresik, Memo X
Ini peringatan bagi kaum ibu-ibu yang suka bepergian sendiri. Terutama saat pada malam hari menjelang magrib atau pagi sebelum sholat subuh, harus lebih waspada dan berhati-hati.
Pasalnya, akhir-akhir ini aksi begal di wilayah Kabupaten Gresik, kembali terjadi. Namun begal satu ini, bukan bentuk perampasan barang melainkan begal payudara.
Halnya yang dialami oleh Handayani (42), warga Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Sabtu (6/4/2019) malam sekitar pukul 19.30 Wib.
Korban yang saat itu, melintas di Jalan Raya Jatirembe menuju Jalan Raya Sumengko seorang diri dengan mengendarai sepeda motor Vario.
Saat berada di Jalur Jalam Raya Sumengko tepat batas wilayag antara Desa Jatirembe – Desa Sumengko, tiba-tiba dipepet dua remaja mengendarai sepefa motor tanpa plat.
Saat dipepet salah satu remaja tersebut meminta korban berhenti, karena ada sesuatu yang nempel di sepeda motornya.
“Karena saat itu saya disuruh berhenti dengan alasan di motor saya ada sesuatu ya, nurut saja,” ujar Habibi, keluarga korban kepada MemoX, menirukan suara korban, Minggu (7/4/2019).
Diakui Habibi, warga Lamongan, saat korban berhenti tanpa disadari pelaku langsung memeras (maaf) payudara korban. Usai melakukan aksinya, pelaku langsung tancap gas menujuh arah Duduksampeyan.
Sedangkan korban sempat berteriak. Namun tidak ada yang mendengar mengingat daerah kejadian jauh dari perumahan warga. Sedangkan orang melintas juga masih sepi karena waktu sholat magrib.
Habibi mengaku, korban tidak melapor ke petugas karena buruh-buruh ingin cepat pulang. Apalagi saat itu, sedang hujan. “Yang jelas, ingin pengalam buruk bagi kakak saya. Lain kali harus hati-hati. Ibu-ibu yang lain juga jarus hati-hati bepergian sendiri,” imbuhnya
Sementara itu, Tri Wahyu (31), warga Sumengko, mengatakan Jalan Raya Sumengko dan Jalan Jatirembe arah Metatu dan sebaliknya, gelap. Pasalnya, listrik penerangan jalan banyak tidak berfungsi pada malam hari.
Akibat gelap, sering terjadi kecelakaan di sepanjang jalan tersebut. Apalagi ruas jalan terdapat banyak lubang. “Jalannya gelap kalau malam. Karena lampu penerangan jalan tidak nyalah. Makanya, aneh-aneh kejadian di daerah itu,” tambahnya.
Kejadian dimaksud jelas Tri, adalah kecelakaan, jambret hingga begal, termasuk begal payudara. (mus/sgg/jun)