Indeks

Stok Beras Aman, Pabrik Bondowoso Produksi 250 Ton per Hari

Stok Beras Aman, Pabrik Bondowoso Produksi 250 Ton per Hari
Bapanas RI bersama Satgas Pangan Polri dan Polda Jatim meninjau pabrik penggilingan beras PT Samudera Indo Pangan di Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan, Bondowoso, Jawa Timur, Selasa, 8 September 2026. (foto:arif/memox).

MEMOX.CO.ID – Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI bersama Satgas Pangan Polri dan Polda Jatim memastikan ketersediaan beras di Jawa Timur dalam kondisi aman. Hal itu disampaikan setelah tim gabungan meninjau pabrik penggilingan beras PT Samudera Indo Pangan di Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Selasa (8/9/2026).

Peninjauan turut melibatkan Polres Bondowoso, Bulog, serta Diskoperindag, Dinas Pertanian bidang Ketahanan dan Pangan Bondowoso. Tim memeriksa langsung proses penggilingan, stok bahan baku dan beras, hingga kualitas produk yang dihasilkan.

Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas RI, Hamid Sangadji, mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan beras di setiap lini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

PT Samudera Indo Pangan menjadi salah satu lokasi yang dipantau lantaran produksinya memasok kebutuhan beras di sejumlah wilayah, termasuk Jember dan Bondowoso. “Kapasitas stoknya sangat tersedia,” ujarnya.

Dari hasil pemantauan, stok dan kapasitas produksi dinilai aman. Perputaran bahan baku yang keluar dan masuk berlangsung setiap hari sehingga gabah tidak terlalu lama tersimpan.

Hamid mengatakan pemantauan ketersediaan beras juga dilakukan di sejumlah daerah lain. Secara nasional, Bapanas melakukan peninjauan serupa di 13 provinsi.

Khusus Jawa Timur, pemantauan pada pekan sebelumnya difokuskan di Surabaya, Lamongan, Kota Probolinggo, Malang dan wilayah sekitarnya.

“Minggu ini kita fokus ke Banyuwangi dan Jember,” katanya.

Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Untuk beras kelas medium, masyarakat masih dapat memperoleh beras SPHP yang disuplai Bulog. Sementara beras khusus juga disebut masih tersedia dalam jumlah aman.

Sementara itu, Head Operational Pabrik Beras PT Samudera Indo Pangan, Sugiadi, menjelaskan kapasitas produksi pabriknya hampir mencapai 250 ton beras per hari.

Produksi tersebut didukung buffer stock yang mencapai 400–500 ton per hari. Gabah yang menjadi bahan baku juga tidak disimpan terlalu lama demi menjaga mutu beras.

Dalam distribusinya, beras produksi PT Samudera Indo Pangan telah dipasarkan hampir ke seluruh Indonesia dengan jenis kualitas medium diperkaya dan multi-medium.

“Kalau gabahnya berasal dari seputaran Bondowoso saja. Kualitas padi premium IR 64,” jelasnya.

Menurutnya, pengelolaan bahan baku menjadi salah satu faktor penting untuk mempertahankan kualitas beras. Karena itu, gabah maksimal hanya disimpan sekitar dua hingga tiga hari sebelum diproses.

Dia menegaskan pihak pabrik akan terus menjaga mutu produk agar tetap memenuhi ketentuan yang berlaku.

Pabrik juga memastikan proses produksi berjalan sesuai aturan dan Standard Operating Procedure (SOP).

“Kalau gabahnya berasal dari seputaran Bondowoso saja. Kualitas padi premium IR 64,” pungkasnya.

Peninjauan di Bondowoso dilakukan setelah tim gabungan sebelumnya mengecek ketersediaan beras di pasar serta pabrik penggilingan yang berada di wilayah Jember.(rif/syn)

Exit mobile version