MEMOX.CO.ID – Meskipun kasus penularan Covid-19 diikuti pula oleh pemerintah pusat yang menghentikan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Isolasi Terpusat (Isoter) Kota Batu yang diletakkan dalam gedung YPPI masih tetap disiagakan. Meski begitu, pihaknya sampai saat ini isoter tersebut masih terus disiagakan hingga menunggu instruksi penutupan dari pemerintah pusat.
Kepala Dinkes Kota Batu, Kartika Trisulandari membenarkan hal tersebut terlebih diperkuat dengan tidak adanyanlonjakan kasus dalam beberapa waktu terakhir. “Saat ini tidak beroperasi karena tidak ada pasien Covid-19 yang ditempatkan di isoter. Namun isoter tetap disiagakan jika sewaktu-waktu diperlukan,” kata Kartika.
Lebih lanjut, isoter YPPII sendiri nihil pasien Covid-19 sejak Maret 2022 lalu dan penutupan isoter akan dilakukan apabila status pandemi Covid-19 betul-betul dicabut oleh pemerintah pusat. Sehingga, apabila sewaktu-waktu terjadi gelombang yang tak terduga maka Dinkes Kota Batu masih dalam keadaan siap dan tidak seperti dalam keadaan pertama kali diterjang kasus pandemi covid-19.
Disisi lain, melandainya kasus penularan diharapkan membawa kebangkitan terhadap pariwisata Kota Batu terlebih aktivitas mobilitas masyarakat dilonggarkan. Peluang ini, juga dimanfaatkan oleh Pemkot Batu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
Kepala Dinas Kominfo Kota Batu Onny Andrianto mengatakan bahwa Disparta sangat optimis menaikkan tingkat kunjungan bisa tembus 10 juta wisatawan pada tahun ini dengan didukung itu event berkelas nasional maupun internasional yang digelar. “Potensi Kota Batu luar biasa. Pemkot nanti akan terus menarik wisatawan dari dari internasional juga. Apalagi pemandu wisata Kota Batu sudah berpengalaman melayani wisatawan dari berbagai negara,” urainya.
Ia bahkan juga menekankan Pemkot melalui Disparta bahkannmenyiapkan anggaran Rp 1 miliar untuk event paralayang. “Tahun 2023 momen kebangkitan pariwisata. Untuk mensukseskan berbagai event tentunya akan berkolaborasi melibatkan sponsorship, pelaku wisata, pemdes. Semua bisa sukses kalau berkolaborasi dengan semua kalangan,” tandasnya. (rul/red)
