Indeks

TPA Tlekung Masih Bermasalah, ini Respon Pemkot Batu

Tinjauan PLH Walikota Batu Zadiem Efisiensi di TPA Tlekung (rul)

MEMOX.CO.ID – Plh Wali Kota Batu, Zadim Effisiensi mengatakan bahwa pihaknya telah meninjau lokasi TPA Tlekung Jumat (13/1/2023) kemarin untuk menanyakan kepada Kepala DLH Kota Batu Aries Setiawan terkait bau sampah yang mencapai permukiman warga shingga kembali menimbulkan protes warga.

“Setelah saya tanyakan kepada DLH, penyebab bau sampah ke sebagian permukiman warga karena petugas DLH tengah melakukan aktifitas menggeser gunungan sampah lama ke tempat yang lebih rendah. Sehingga menyebabkan gas metan naik ke udara dan membuat bau sampah menguar ke permukiman yang ada di bawah,” beberrnya Minggu (15/1/2023)

Haslinya, untuk mencegah bau sampah lama ke permukiman saat malam siang hari ia meminta agar petugas melakukan aktifitas menggeser gunungan sampah pada malam hari agar bau sampah bisa diminimalisir dan meminta penyemprotan eco enzim rutin dan penaburan kapur agar menghilangkan bau sampah. Selain itu, ia juga meminta sampah yang datang untuk langsung dipila antara yang harus dimusnahkan dengan pirolisis, mana yang organik untuk budidaya magot dan mana (anorganik) yang bisa didaur ulang.

Zadim juga mengakui bahwa TPA Tlekung saat ini kekurangan sampah organik untuk bahan baku kompos sehingga pihaknya berharap warga, utamanya pelaku usaha resto atau hotel bisa membuang sampah organik ke TPA Tlekung dan bahkan jika jumlahnya banyak petugas DLH siap mengambil sampah organik tersebut. “Serta Pemkot akan memberikan perhatian berupa anggaran khusus pada warga Desa Tlekung dan Junrejo terdampak bau sampah agar masyarakat sejahtera,” imbuhnya.

Sementara itu Aries bakal menindaklanjuti instruksi tersebut. Terutamanya untuk pekerjaan memindah tumpukan sampah pada malam hari agar meminimalisir bau ke permukiman warga. “Mulai pekan depan kami akan minta petugas memindah tumpukan sampah pada malam hari agar meminimalisir bau ke permukiman warga. Karena selama ini masih dikerjakan pada jam kerja,” tandasnya. (rul/red)

Exit mobile version