Indeks

ADD Kabupaten Malang Naik Rp24 Miliar

Kepala Dinas DPMD Kabupaten Malang Eko Margiyanto(MemoX/Sur).

MEMOX.CO.ID – Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Malang di tahun 2023 saat ini mengalami kenaikan yaitu sebesar Rp 28.313.597.500.Jumlah itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan ADD tahun 2022 lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang Eko Margianto mengatakan, di tahun 2023 ini total ADD yang digelontorkan sebesar Rp 258.618.473.500. Sedangkan tahun 2022 lalu sebesar Rp 230.304.876.000.

“ADD nya memang naik kalau dibandingkan dengan tahun lalu. Salah satunya untuk operasional bagi PKK,” ujar Eko Sabtu (14/1/2023).

Dikatakannya, di tahun 2023 saat ini ada anggaran yang dialokasikan untuk operasional PKK, yakni sebesar Rp 10 juta setiap desa. Sehingga jika ditotal secara keseluruhan mencapai Rp 3.780.000.000 untuk 378 desa.

“Itu untuk pemberdayaan perempuan melalui PKK, ya sebut saja untuk operasional PKK,” imbuh Eko.

Selain untuk operasional PKK di setiap desa, pada ADD juga dialokasikan untuk kenaikan insentif bagi Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Untuk insentif yang baru di tahun 2023 ini,para Ketua BPD akan menerima sebesar Rp 750 ribu.

Sedangkan untuk Wakil Ketua BPD sebesar Rp 600 ribu,Sekretaris sebesar Rp 550 ribu dan Anggota sebesar Rp 500 ribu.

Selain itu, pada ADD tahun 2023 ini juga dialokasikan untuk penyelenggaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades). Setidaknya ada sebanyak 56 desa yang dijadwakan menggelar Pilkades di bulan Mei 2023 mendatang dengan alokasi anggaran secara keseluruhan hingga mencapai Rp 5,6 Miliar.

Kemudian,untuk perbaikan kantor desa yang rusak akibat terdampak bencana beberapa waktu lalu juga masuk dalam pengalokasian ADD tahun 2023 ini. Totalnya ada sebanyak 21 kantor desa yang terdampak,dengan anggaran yang disiapkan sekitar Rp 2,5 Miliar.

Sesuai catatan DPMD, tahun 2023 ini Alokasi DD yang diterima Kabupaten Malang sebesar Rp 452.532.871.000. Jumlah tersebut naik sebesar Rp 42.795.845.000 dari alokasi yang diterima pada tahun 2022 sebesar Rp 409.736.726.000 (sur/red).

Exit mobile version