MEMOX.CO.ID — Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i secara resmi memimpin Rapat Koordinasi yang membahas upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso tahun 2025. Acara ini diselenggarakan di Sabha Bina Praja, Jumat (4/9/2025) Sekretariat Daerah Bondowoso Jawa Timur.
Rapat koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pejabat struktural, kepala OPD, serta perwakilan instansi vertikal terkait.
Inspektur Kabupaten Bondowoso, Ahmad dalam laporannya menjelaskan, rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil audiensi antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dengan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) yang telah dilaksanakan pada 26 Agustus 2025 lalu.
“Hasil audiensi tersebut membahas catatan dan rekomendasi KPK terkait perbaikan sistem tata kelola pemerintahan serta langkah-langkah strategis dalam pencegahan tindak pidana korupsi di daerah,”jelas Ahmad.
Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menambahkan rapat koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan bebas dari praktik korupsi.
“Langkah ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mendukung reformasi birokrasi serta peningkatan integritas aparatur sipil negara,” sambungnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, menekankan pentingnya peran aktif seluruh aparatur pemerintah daerah dalam mendukung langkah-langkah pencegahan korupsi melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta pengawasan yang konsisten dan berkelanjutan.
Menurutnya, rapat koordinasi ini sebagai bentuk komitmen bersama, penandatanganan Pakta Integritas dan Piagam Audit Intern oleh Sekretaris Daerah dan Inspektur.
Acara ditutup secara simbolis oleh sejumlah Perangkat Daerah, sebagai bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Bondowoso.
“Upaya pencegahan korupsi harus menjadi komitmen bersama. Pemerintah daerah tidak boleh lengah dalam mengawal integritas dan akuntabilitas pelayanan publik,” pungkasnya..
Hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati Bondowoso, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, Inspektur Bondowoso, pimpinan perangkat daerah, kepala bagian Setda, serta camat dan lurah se-Kabupaten Bondowoso.(rif/syn)






