Kota Malang,Memox.co.id-Tim relawan Satgas Covid-19 Polresta Malang Kota Ikut solat jenazah terhadap salah satu PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid-19 yang meninggal dunia di RSSA Malang,Jumat (01/05/2020).
Adapun nama PDP yang meninggal dunia Septania Andriyatna (39) warga Kecamatan Sukun Kota Malang. Alm di makamkan di TPU Sukun Jalan Klayatan Gang I Kamboja RT 10 RW. 02 Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang.
Hadir dalam kegiatan tersebut P2TL Dinas kesehatan Kota Malang, dr Khusnul, Kasat Intelkam Polresta Malang Kota, Kompol Setiono, S.Pd, Kapolsek Sukun, AKP. Suyoto, SH, MH. Ipda Zainul Panit Reskrim Polsek Lowokwaru, Aiptu Tri Sulistyo anggota Sat Binmas Polresta Malang Kota.
PDP yang di rawat di ruang IGD Covid- 19 RSSA Malang telah meninggal dunia sekitar pukul 23.45. WIB jenazah di bawa ke kamar jenazah RS. Saiful Anwar Kota Malang untuk dilakukan prosedur pemeriksaan ulang sesuaikan protokoler kesehatan penanganan kasus Covid-19.
Selesai pemeriksaan oleh tim RSAA Kota Malang jenazah kemudian dibawa ke TPU Sukun untuk di makamkam dengan pengawalan dari Satgas Covid-19 Polresta Malang Kota yang dipimpin Kasat Intelkam Kompol Setiono S.pd serta beberapa anggota lainnya.
Selama penanganan Kompol Setiono mengenakan pakaian APD (Alat Pelindung Diri) lengkap sesuai prosedur pemakaman protokol kesehatan penanganan kasus Covid-19, jenazah tiba di lokasi pemakaman di bantu oleh pihak Puskesmas Janti dalam proses pemakaman sekitar pukul 04.30 WIB.
Selama proses pemakaman di TPU Sukun tidak ada penolakan dari warga masyarakat. Selama kegiatan berlangsung mendapatkan pengamanan terbuka dan tertutup, situasi aman kondusif seperti yang diarahkan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata S.sos,S.I.K.MH.
Dari data yang ada alm Septania Andriyatna (39) memiliki riwayat medis yakni sakit Pneumonia dan Post Ops Tumor Serebri, setelah dirawat di IGD RSSA Malang selama 1 hari meninggal dunia.
Selanjutnya di bawa ke kamar jenasah RSAA untuk pemeriksaan ulang sesuai standar penanganan kasus covid 19 oleh dinas kesehatan Kota Malang.(fik)
