MEMOX CO.ID — Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) secara resmi memulai pelaksanaan Profiling ASN (ProASN) tahun 2025. Kegiatan ini dipusatkan di SMK Negeri 4 Bondowoso, Senin (17/11/2025).
Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, dalam sambutannya menegaskan, Profiling ASN 2025 merupakan momentum penting bagi penataan karier ASN berbasis data.
“Melalui kegiatan Profiling ASN ini, kita berharap dapat segera menemukan dan menetapkan potensi serta kompetensi seluruh ASN di Kabupaten Bondowoso,” ujarnya.
Dengan pemetaan yang komprehensif, lanjut Sekda, pemerintah akan mampu menempatkan ASN pada kotak 1 hingga kotak 9 dalam skema manajemen talenta. Harapannya, kotak 7, 8, dan 9 sebagai kategori dengan potensi dan kinerja terbaik dapat terisi lebih banyak.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat basis data potensi dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai fondasi utama penerapan manajemen talenta yang terukur dan berkelanjutan. Sebanyak 953 ASN dari berbagai jenjang jabatan mengikuti asesmen ini, diantaranya:
- 16 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
- 125 Pejabat Administrator
- 189 Pejabat Pengawas
- 483 Pejabat Pelaksana
- 140 Pejabat Fungsional
Keterlibatan ASN secara menyeluruh ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam membangun sistem merit yang objektif, transparan, dan akuntabel.
Pihaknya, menekankan pentingnya konsistensi dalam penerapan sistem meritokrasi di seluruh lini birokrasi.
“Ke depan, seluruh proses pembinaan, mutasi, dan pengembangan karier ASN harus benar-benar didasarkan pada potensi dan kompetensi. Tidak boleh lagi ada pendekatan lain yang dapat merugikan ASN atau menghambat profesionalisme birokrasi,” tambahnya.
Pelaksanaan asesmen tahun ini juga didukung oleh Aplikasi ProASN, sehingga proses profiling berlangsung lebih efektif, efisien, akurat, serta terintegrasi langsung dengan SIASN. Seluruh hasil penilaian akan disimpan secara aman dan memenuhi standar NSPK nasional terkait penilaian potensi dan kompetensi ASN.
Dirinya juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Bupati Bondowoso dalam memperkuat prinsip meritokrasi sebagai pilar utama tata kelola pemerintahan. “Jika kita berpikir dan bertindak berdasarkan data potensi dan kompetensi ASN, insyaAllah semua proses akan berjalan on the track dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.
Dengan dimulainya Profiling ASN 2025, Pemerintah Kabupaten Bondowoso kembali meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas, serta siap menjawab tantangan pembangunan daerah di masa mendatang.(rif/syn)
