Berita  

Polres Malang Berikan Bantuan 3 Gerobak untuk Usaha Korban Kanjuruhan

MEMOX.CO.ID – Polres Malang kembali memberikan bantuan Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kepada keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Bantuan itu berupa 3 gerobak untuk usaha yakni gerobak gorengan, gerobak es dawet, dan gerobak bakso, Rabu (22/5/2024) pagi

Penyerahan bantuan dukungan usaha itu diberikan langsung oleh Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana dan didampingi isteri serta jajaran Pejabat Utama Polres Malang lainnya.

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana menyampaikan, penyerahan dukungan usaha ini merupakan yang kesekian kalinya. Sebab ini sudah berjalan sejak satu tahun yang lalu.

“Secara jumlah saya tidak menghitungnya karena memang sudah berjalan satu tahun yang lalu,” katanya.

“Dan ini akan terus berlanjut, kita tidak berhenti sampai di sini,” lanjutnya.

Sehingga berbagai kebutuhan yang diperlukan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, sebisa mungkin akan diusahakan untuk diwujudkan.

Misalnya, ada yang ingin mendapatkan pekerjaan, kemudian pengurusan administrasi, kemudian sekolah, serta di luar usaha, semaksimal mungkin juga akan difasilitasi dan wujudkan.

Seperti ibu Mairi ini, kata Kholis, dia memohon difasilitasi surat-surat kendaraan. Selain beliau, ada juga bapak Sumarno, bapak Agus diwakili istrinya dan ibu Sumiati, ini memang bermohon melalui jajaran Polsek untuk mendapatkan dukungan usaha.

“Jadi yang bersangkutan ada usaha jualan gorengan, jualan dawet dan bakso. Untuk yang gorengan dan dawet ini di Singosari, kemudian di Tajinan jualan bakso, ini kita berikan dukungan untuk mereka mengembangkan usahanya,” katanya.

Dan prosesnya ini, mereka (keluarga korban) berkomunikasi intens lewat Polsek. Lalu kita lakukan cek dan verifikasi ke rumah yang bersangkutan untuk disiapkan dukungan bantuan yang diperlukan.

“Dan ini terus berlanjut, kita tidak berhenti sampai di sini. Berbagai kebutuhan yang diperlukan keluarga korban yang perlu mendapatkan dukungan dari kita, kita coba fasilitasi,” pungkasnya. (nif/fik).