MEMOX.CO.ID – Konsumsi makanan ikan di Kabupaten Malang mulai alami peningkatan. Jika di tahun 2024 lalu sekitar 32 kilogram per kapita per tahun, tahun ini angka konsumsi makan ikan meningkat di angka 43,8 kilogram per kapita per tahun.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring mengatakan, terbesar konsumsi makan ikan berada di sektor rumah makan. Seperti hotel, restoran, maupun ketering. Sedangkan konsumsi rumah tangga, masih sekitar diangka 13 kilogram per kapita per tahun.
“Terbesar konsumsi di rumah makan seperti hotel restoran ketering. Kalau konsumsi rumah tangga masih sekitar 13 kilogram per kapita,” jelasnya belum lama ini.
Maka dengan begitu, dirinya mengaku akan terus mendorong seluruh masyarakat Kabupaten Malang agar dapat meningkatkan konsumsi makan ikan. Hal itu untuk memberi cakupan gizi yang cukup pada tubuh.
Sebab, kandungan gizi ikan sangat lengkap dan aman dikonsumsi semua kalangan. Kandungan gizi utama dalam ikan sendiri meliputi protein, asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk kesehatan jantung, fungsi otak, dan mencegah peradangan, serta mengandung berbagai vitamin seperti vitamin A dan D yang larut dalam lemak.
Maka dengan begitu, kita kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu, akan dorong terus karena disatu sisi ikan kita cukup baik di darat maupun di laut, serta gizi ikan sangat lengkap dan aman baik balita sampai lansia.
Dalam kesempatan yang sama ia menambahkan, untuk hasil tangkapan ikan sendiri, pada semester ini, ia mengaku sudah mencapai 14.000 ton. Jumlah ini sudah melebihi 50 persen dari target yang ditetapkan yakni 24.000 ton dalam setahun di tahun 2025.
“Makanya kita dorong terus karena ikan kita cukup baik darat maupun laut serta gizi ikan sangat lengkap dan aman,” pungkasnya. (ume/nif).






