Batu, Memo X.co.id
Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Jatim gelar deklarasi mendukung pemerintah mewujudkan situasi pasca pemilu demokratis sesuai konstitusional yang aman damai dan sejuk dalam bingkai NKRI.
Bertempat di Ball Room, Hotel Kartika Wijaya, Sabtu (18/5/2019), ratusan anggota DPD Jatim kompak mendeklarasikan bersama-sama. Dia berharap anggota dan masyarakat ikut berkontribusi menjaga situasi keamanan tetap kondusif serta berharap ada rasa nasionalisme bangsa tetap terjaga pasca pemilu.
Menurut Dewan Pembina DPD Perpadi Jatim Nelis Soekidi, keamanan bangsa sangat berpengaruh dalam segala hal terutama ketahanan pangan. Jangan sampai pasca pemilu persatuan sesama anak bangsa terpecah belah.
“Kita harus berpartisipasi untuk menjaga keamanan dan kedamaian dalam segala hal. Percayakan sepenuhnya kepada aparat keamanan dan penyelenggar pemilu,” ungkap Nelis disela acara. Saat disinggung stok kebutuhan pokok di Jatim, Nelis menjelaskan saat ini dalam keadaan aman, bahkan tetap stabil tidak ada perubahan.
” Stok kebutuhan pokok di pasar tradisional Jatim keseluruhan aman sebelum lebaran Idul Fitri dan seusainya. Semoga keadaan ini bisa terjaga terus, itu harapan kita semua supaya masyarakat tidak terbebani,” tuturnya. Dalam deklarasi juga diisi dengan pelantikan DPC Perpadi Jatim dari beberapa kota/kabupaten.
Terpisah, Kepala Diskoumdag Kota Batu Eko Suhartono menjelaskan, sejauh ini memang bahan pokok di pasar masih aman dan terjaga. Sehingga masyarakat tidak terbebani dengan harga jual. Dirinya berharap perpadi dan bulog selalu bekerjasama dengan baik menjaga stok beras di pasar tradisional.
” Sinergitas antar lembaga sangat dibutuhkan, bukan hanya perpadi selaku organisasi swasta yang mengurusi beras, tapi peran serta dan pengawalan ketat dari pihak kepolisian juga diperlukan untuk mencegah penimbunan sembako yang merugikan penjual dan pembeli,” tutupnya. (lih/man)






