Lebih lanjut, Khofifah juga mengapresiasi sinergi dan sinkronisasi dari seluruh upaya yang dikerahkan tim baik dari Kementerian PUPR, BNPB, PLN, Basarnas, Pemprov Jatim dan Pemkab Lumajang serta relawan.
Pada kesempatan yang sama, Khofifah juga meninjau lokasi tanggul jebol dan rumah warga yang terdampak di Dusun Kebondeli Selatan. Untuk di wilayah Dusun Kebondeli Selatan berdasarkan data yang dihimpun di lapangan tercatat sebanyak 4 rumah rusak berat (terbawa arus), 4 rumah rusak sedang, dan 6 rumah rusak ringan.
Sedangkan di Desa Kloposawit, Dusun Pacut tercatat sebanyak 1 rumah hanyut, 2 terendam, dan 2 rusak ringan. Di kedua wilayah terdampak tersebut, sebagian besar warga mengungsikan dirinya di rumah sanak saudara dan sebagian lainnya ke posko pengungsian.
Untuk diketahui, di Dusun Kebondeli Selatan yang terhubung dengan Jembatan Gantung Kaliregoyo tercatat sebanyak 67 KK yang terbagi di 2 RT yakni Jobong dan Kajang yang semula terputus koneksinya sudah mulai terhubung.
“Distribusi logistik terus dikomunikasikan antara pak Bupati dan Pak Kades misalnya di mana titik-titik yang belum mendapatkan supply secara komprehensif. Jadi ada beberapa kebutuhan logistik yang harus terpenuhi,” terangnya.
“Beberapa kendala teknis dibutuhkan solusi untuk sama-sama proaktif. Karena pada dasarnya logistik kita cukup, layanan kesehatan kita cukup, dan dapur umum ada,” lanjutnya memastikan.
