Pemkab Malang Segera Bangun Rumah Sementara

  • Kurangi Beban Korban Gempa Bumi

Malang, Memox.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang segera membangun rumah bagi para korban bencana gempa.Dan itupun hanya rumah sementara.

Hal itu diharapkan, segera bisa ditempati oleh warga yan mengungsi. Sehingga, masyarakat tidak perlu berlama-lama menempati tenda pengungsian.

“Sekarang sedang dirancang.Walaupun bukan rumah gedong, tetapi layak huni,” tegas  Bupati Malang H.M Sanusi Rabu(14/4/2021) kemarin. Dijelaskan Sanusi, rumah sementara tersebut nantinya akan berukuran 6×8 meter.

Dan di dalamnya, sudah tersedia kamar mandi dan juga dapur. Hal itu dilakukan mengingat kondisi sulitnya untuk mencari rumah sewa.

“Rumah itu hanya sementara, karena untuk mencari rumah sewa cukup sulit. Rumah sementara itu akan mulai pekerjaannya,insyaaloh  10 hari sudah selesai,” imbuhnya.

Sementara, untuk anggarannya, Sanusi akan mengambilkan dari plafon anggaran belanja tidak terduga (BTT). Karena menurutnya, dari perhitungan yang dilakukan, masih cukup untuk membangun rumah sementara.

“Pembangunan rumah sementara itu dari anggaran BTT. Tapi, jika tidak cukup, bantuan dari BNPB. Jadi rumah yang rusak berat akan dibantu Rp 50 juta, dan jika dihitung itu cukup untuk membangun rumah sementara,” jelasnya.

Menurutnya,pembangunan rumah sementara ini juga sesuai dengan harapan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo. Pasalnya, jika terlalu lama menempati tenda pengungsian, dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19.

“Jadi untuk daerah yang sulit cari kontrakan rumah akan segera dibangunkan rumah sementara. Intinya itu rumah layak huni, karena sudah rumah standar nasional. Kalau masyarakat tidak merubah ya tidak apa-apa ditempati seterusnya,” tukasnya.

Seperti diketahui, Kecamatan Tirtoyudo menjadi salah satu wilayah terparah yang terdampak gempa berkekuatan 6,1 skala richter (SR) tersebut. Dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 1.271 jiwa. (sur/man)