Musrenbang RKPD 2027, Bondowoso Genjot Kesejahteraan dan Infrastruktur

Musrenbang RKPD 2027, Bondowoso Genjot Kesejahteraan dan Infrastruktur
Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid saat menghadiri acara Musrenbang RKPD tahun 2027, di Pendopo RBA. (foto:arif/memox)

MEMOX.CO.ID — Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di Pendopo Bupati Raden Bagus Asra, Senin (30/3/2026).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Bondowoso, Anisatul Hamidah, mengatakan Musrenbang menjadi forum strategis untuk menyepakati arah pembangunan daerah ke depan, sekaligus menyelaraskan program dengan prioritas Provinsi Jawa Timur.

“Musrenbang ini untuk menyepakati prioritas pembangunan dan menyelaraskan dengan program provinsi,” ujarnya singkat.

Dalam forum tersebut, turut dibahas program kegiatan, pagu indikatif, indikator kinerja, serta lokasi prioritas pembangunan. Selain itu, dilakukan klarifikasi usulan dari desa dan kelurahan yang sebelumnya telah dihimpun melalui Musrenbang kecamatan.

Anis menambahkan, penyusunan RKPD 2027 telah melalui tahapan berjenjang, mulai dari Musrenbang desa, kecamatan, hingga forum perangkat daerah.

“Seluruh tahapan ini untuk memastikan perencanaan lebih tepat sasaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, menegaskan pembangunan Bondowoso menunjukkan tren positif meski masih menghadapi sejumlah tantangan. Pada 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,32 persen, tingkat kemiskinan turun menjadi 12,20 persen, dan pengangguran terbuka berada di angka 2,5 persen. Ketimpangan juga menurun, tercermin dari indeks gini 0,271.

“Arah pembangunan sudah tepat, namun kita harus bergerak lebih cepat agar hasilnya merata dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dinilai masih perlu dipacu. Sejumlah isu strategis pun menjadi perhatian, mulai dari kerawanan bencana, alih fungsi lahan, kerusakan lingkungan, hingga terbatasnya lapangan kerja dan kualitas SDM.

RKPD 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029 dengan visi mewujudkan Bondowoso tangguh dan unggul. Tema pembangunan yang diusung adalah penguatan kesejahteraan sosial dan ketahanan pangan berbasis pembangunan berkelanjutan.

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab menetapkan enam agenda utama, meliputi penguatan ekonomi berbasis potensi lokal, reformasi birokrasi, peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur, hingga pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan.

Adapun target indikator makro tahun 2027 antara lain pertumbuhan ekonomi 4,04–5 persen, kemiskinan 10,05–11,21 persen, serta penurunan pengangguran terbuka hingga kisaran 2,43–2,94 persen.

Sejumlah program prioritas juga disiapkan, seperti pemberdayaan UMKM, penciptaan 1.000 kelompok usaha baru, digitalisasi layanan publik, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian.

“Perencanaan harus berbasis data, selaras pusat dan provinsi, serta berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya. (rif/syn)