Museum Singhasari Dilengkapi Patung dan Diorama Ken Arok Ukuran Besar, Agar Tidak Lupa Sejarah

Museum Singhasari Buat Patung dan Diorama Ken Arok Ukuran Besar, Agar Tidak Lupa Sejarah
Diorama Ken Arok saat berguru ke Tuan Tita (foto: nif)

MEMOX.CO.ID – Jika masuk ke ruang koleksi tempat penyimpanan benda-benda arkeologi dan etnografi peninggalan kerajaan masa lalu di Museum Singhasari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, pengunjung akan dihadapkan dengan tiga benda baru. Ia adalah patung Ken Arok dan diorama Ken Arok saat berguru ke Tuan Tita.

Dua patung tersebut berukuran besar kurang lebih panjang satu setengah meter. Keduanya terbuat dari kayu jenis trembesi. Sedangkan diorama Ken Arok, juga sama terbuat dari kayu yang dilengkapi dengan patung dan perincian lingkungan dengan dipadukan dengan latar yang berwarna alami.

Diorama tersebut menggambarkan suatu adegan Ken Arok berguru ke Tuan Tita di bawah pohon jambu. Ajaibnya, saat Ken Arok sedang bersemedi, di kepalanya muncul kelelawar.

Dua patung Ken Arok atau Sri Ranggah Rajasa terbuat dari kayu trembesi. (foto:nif)

“Saat itu sang guru ini tiap hari jambu nya selalu habis. Lalu diselidiki ternyata kelelawar itu muncul dari Ken Arok. Ini lokasinya katanya di Bululawang. Sehingga kita abadikan dengan membuat diorama,” kata Adhika Erwien Pribadi, Pemelihara Koleksi dan Museum Singhasari Senin (19/2/2024) ditemui di kantornya.

Erwien menambahkan, patung dan diorama ini dibuat oleh pengrajin dari Kabupaten Gianyar Bali. Dengan waktu pembuatan sekitar dua bulan. Kata Erwien, kenapa museum memilih Gianyar?, sebab di sana mayoritas beragama Hindu dan sangat relevan dengan sejarah Ken Arok.

Di tambah lagi, di sana (Gianyar) banyak pengrajin patung terkenal. Dengan adanya patung ini, diharapkan mampu mengedukasi masyarakat supaya mengingat pada kerajaan masa lalu. Sebab, anak muda sekarang terbilang minim yang minat sejarah. Bahkan jika ditanya nama-nama kerajaan, terkadang tidak tahu.

“Kita ingin seperti Marvel itu, kita coba gabungkan literasi beberapa sumber itu. Kita kenalkan ini lo kita punya tokoh,” katanya.