Mantan Walikota Batu ‘Khawatir’ Perkara Pasar, Pj Aktif di Sosmed Hingga Sampah Kota Batu

Mantan Walikota Batu Dewanti Rumpoko
Mantan Walikota Batu Dewanti Rumpoko (ist)

MEMOX.CO.ID – Mantan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengungkapkan rasa kekhawatirannya perkara Pasar Among Tani yang tak kunjung ditempati dan mengkritisi kinerja Pj Walikota Batu Aries Agung Paewai yang aktif dalam bersosial media. Hal ini disampaikan dalam dialog bertema Noto Malang Raya yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Otonomi Daerah dan Demokrasi (PP Otoda) pada Senin (25/9/2023).

Politisi PDIP tersebut mengatakan meskipun tidak lagi menjabat sebagai wali kota, dirinya masih mengikuti perkembangan Kota Batu. Secara gamblang ia menyoroti belum ditempatinya Pasar Induk Among Tani meski telah dibangun ketika ia menjabat sebagai walikota dan tidak sempat meresmikan pasar dengan status yang sama.

“Saya arahnya kekhawatiran, enam bulan masa pemeliharaan ini waktu penting agar ke depannya yang memakai fasilitas pasar nyaman. Ketika sudah lewat masa itu, akhirnya pemerintah yang harus menanggung. Itu kan sebuah kerugian. Akhirnya saya terpaksa telefon kepala dinas untuk menanyakan kenapa kok belum ditempati. Dijelaskan oleh dinas, Pj Wali Kota Batu sudah mempersiapkan Perwali dan sudah dikirim ke Kemendagri. Pemkot Batu saat ini menunggu dari Kemendagri. Inilah yang menjadi perbedaan ketika kepala daerah dipimpin Pj atau tidak. Itu kan memakan waktu. Ini akhirnya masyarakat yang dirugikan,” ungkapnya.

Baca juga: Pemkot Minta Kecamatan Bentuk Satgas Pengawas Sampah Liar

Ia mengatakan pasar tersebut secara resmi selesai pembangunannya pada Mei 2023, hanya saja sampai sekarang masih belum ditempati. Di sisi lain, ada kewajiban pengembang untuk memelihara bangunan selama enam bulan setelah selesai dibangun sampai September ini yang artinya sudah empat bulan berjalan pasca pembangunan selesai.

Melihat pasar yang belum ditempati, Dewanti mengaku khawatir dan awalnya menahan diri untuk tidak cawe-cawe (ikut campur.red) lagi di dalam Pemerintahan Kota Batu. Bahkan suaiminya, Edy Rumpoko yang juga mantan wali kota, telah mengimbau dirinya untuk tidak masuk dalam ranah eksekutif.