Malang, Memox.co.id – Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, S.I.K mendatangi kediaman beberapa korban peristiwa stadion Kanjuruhan yang sedang menjalani proses penyembuhan sambil memberikan bantuan tali asih, Selasa (11/10/2022).
Kedatangan Kapolres Malang AKBP Kholis kekediaman korban peristiwa Kanjuruhan membuktikan hadirnya negara di tengah masyarakat. Adapun warga masyarakat yang mendapat kunjungan Kapolres Malang AKBP Kholis yakni Raffi Atha Dziaulhamdi (14) dan Kevia Naswa (22) yang keduanya merupakan warga Kota Malang.
Raffi dan Naswa adalah salah satu korban selamat Tragedi Kanjuruhan yang matanya memerah usai terkena tembakan gas air mata pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya yang berakhir ricuh, Sabtu 1 Oktober 2022.
Dikabarkan sebelumnya Sutrisno (45) ayah Raffi mengalami kesulitan biaya untuk menebus resep obat di salah satu rumah sakit di Kota Malang guna mengobati mata Raffi agar bisa sembuh dan pulih seperti sediakala.
Mengetahui hal tersebut, Kapolres Malang AKBP Putu Kholis didampingi Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara’langi bergegas menjenguk Raffi di tempat tinggalnya.
“Tadi kami mendengar bahwa ada salah satu korban selamat dari Peristiwa Kanjuruhan yang mengalami kesulitan untuk menebus resep obat, saya berpikir saya harus kesana sekarang juga,” jelas AKBP Putu Cholis.
Hal ini dilakukan, lanjut Kapolres, semata-mata sebagai bentuk wujud hadirnya Polri dalam masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga meminta maaf kepada Raffi dan keluarga. “Kami mohon maaf sebesar-besarnya, kami turut prihatin atas kejadian di Kanjuruhan,” ucap Kapolres.
Sementara itu menurut keterangan Raffi, saat ini dirinya sudah tidak merasakan sakit pada matanya. Meskipun matanya masih memerah, namun penglihatannya masih normal dan tidak merasakan pusing atau yang lainnya.
Dalam pertemuan tersebut Kapolres Malang AKBP Kholis siap memfasilitasi Raffi dan Naswa untuk mempercepat proses kesembuhan dengan memberikan pengobatan gratis melalui fasilitas kedokteran dan kesehatan Polri RS Hasta Brata Batu. Pihaknya memerintahkan anggotanya untuk selalu memonitor perkembangan kesehatan keduanya.
Naswa sendiri merupakan salah satu Aremanita yang selamat dari Tragedi Kanjuruhan. Namun kakinya mengalami luka terbuka akibat terinjak sesama supporter pada saat menyelamatkan diri. Sebelum mengakhiri kunjungan malam itu, Kapolres memberikan bantuan tali asih guna meringankan beban yang dirasakan Raffi maupun Naswa. (fik)
