Hujan Lebat, Plengsengan Sepanjang 60 Meter Ambrol

16
0
Hujan Lebat, Plengsengan Sepanjang 60 Meter Ambrol
Plengsengan yang ambro sepanjang 60 meter mengancam wilayah pemukiman warga.

Kediri, Memox.co.id – Plengsengan tembok penahan jalan, yang ada di Dusun Kalibago Desa Kalipang Kecamatan Tarokan ambrol tergerus debit aliran sungai. Ambrolnya plengsengan ini mengancam perumahan warga yang ada diatasnya.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi mengatakan, kejadian ambrolnya plengsengan sungai Hardisingat ini seringkali terjadi. Setiap musim hujan, debit air sungai meningkat dan menggerus tembok penahan tanah.

“Kejadian kali ini ada di 5 titik yang berbeda. Dengan total panjang keseluruhan sekitar 60 meter dan lebar 4 meter,”ucapnya, Senin (5/4/2021).

Slamet Turmudi juga menambahkan, ambrolnya plengesengan ini seringkali terjadi, namun di titik yang berbeda. “Setiap hujan deras, debit aliran sungai pasti akan meningkat. Kondisi ini lama-lama menggerus tanah sungai, sehingga mengakibatkan plengsengan diatasnya ambrol,” paparnya.

Untuk mengantisipasi agar tidak semakin tergerus, petugas dibantu sejumlah warga setempat bergotong royong memperbaiki plengsengan yang ambrol menggunakan bronjong batu.

Untuk diketahui, sebelumnya kejadian hujan deras di wilayah Kabupaten Kediri pada Minggu (4/4/2021) sore di Dusun Kalibago Desa Kalipang Kabupaten Kediri menghanyutkan sebuah bangunan poskamling yang terletak tepat disebelah plengsengan.

Selain menghanyutkan bangunan Posklamling, ada beberapa rumah warga yang berada di sisi sungai terancam longsor, akibat tembok penahan tanah yang tergerus.

Petugas mengimbau warga untuk lebih waspada dengan adanya cuaca ekstrim ini. Diperkirakan sebelum beralih ke musim kemarau, hujan dengan intensitas tinggi dan juga kilat akan mewarnai masa pancaroba. (im/fan/mzm)