Hindari Penyunatan, Insentif Guru Ngaji Kini Melalui ATM

Hindari Penyunatan, Insentif Guru Ngaji Kini Melalui ATM
Bupati Bondowoso berikan bantuan ke guru ngaji melalui ATM. (sam)

Bondowoso, Memox.co.id – Untuk menghindari terjadinya ‘penyunatan’ pada insentif guru ngaji, Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin memberikan melalui ATM. Pembagian ATM diberikan secara simbolis di Pendopo Bupati.

“Jumlah guru ngaji berjumlah 5.865 yang tersebar di 23 Kecamatan. Masing-masing mendapat insentif Rp 1,5 juta. Bantuan bisa diambil mulai besok 24 April,” kata Kyai Salwa, sapaan Bupati Bondowoso.

Pemberian intensif tersebut, lanjutnya, merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Disamping untuk meningkatkan penyelenggaraan pendidikan di bidang keagamaan.

Ditambahkan, bantuan intensif Ini merupakan upaya Pemkab untuk mensejahterakan pendidik. Untuk tahun-tahun berikutnya, Kyai Salwa mengupayakan akan meningkatkan kesejahteraan guru ngaji.

Sebab, Pengasuh PP Mambaul Ulum Tangsel Wetan Kecamatan Wonosari ini menilai, guru ngaji layak disejahterakan. Karena memiliki peran vital dalam mencetak anak bangsa yang berakhlakulkarimah.

“Guru ngaji telah bersinergi dengan pemerintah untuk membangun jiwa warga Bondowoso. Saya mengajak kepada para guru ngaji yang hadir untuk saling memperkuat jalinan persaudaraan antar sesama, terlebih dalam suasana Ramadan,” pintanya.

Dalam bulan yang penuh berkah ini, saran Kyai Salwa, terus menjaga jalinan silaturahim dengan para ulama, guru ngaji dan masyarakat. Agar mendapatkan limpahan rahmat dari Allah SWT. (sam/mzm)