Indeks

Gubernur Jatim Prioritaskan Korban Kanjuruhan Masuk Sekolah SMA/SMK Negeri

SANTUNAN: Kapolda Jatim Irjen Pol Toni dan Gubenur Jatim Khofifah saat memberikan santunan kepada anak yatim

“Terimakasih sudah berkenan rawuh ke Grahadi, karena saat itu saya tidak bisa takziah satu per satu. Waktu itu saya menunggu tim DVI sampai selesai di RSUD Saiful Anwar Malang. Yang ada di rumah sakit sudah bisa bertemu langsung tapi tetap tidak bisa bertemu semua. Kami mohon maaf tapi doa saya terus mengalir untuk keluarga panjenengan semua,” ungkap Khofifah.

Untuk para keluarga korban Kanjuruhan, Khofifah juga akan memberikan prioritas untuk diterima di SMA/SMK Negeri. Hal ini karena SMA dan SMK Negeri ada di bawah kewenangan Pemprov Jatim.

“Monggo dikoordinasikan ketua paguyubannya, sehingga ini harus betul-betul dari keluarga para korban. Jadi baik putra maupun putrinya dari keluarga korban Kanjuruhan,”ucapnya.

Acara ini kemudian ditutup depan sholat berjamaah dan pemberian santunan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dr Toni Harmanto,MH beserta Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Untuk diketahui, 120 orang perwakilan keluarga korban tragedi Kanjuruhan ini berasal dari berbagai daerah seperti Malang Raya, Jombang, Jember, Tulungagung dan Magetan. (*)

Exit mobile version