Berita  

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Seluruh Pangan di Kab Malang Tak Dijual Keluar Daerah

MEMOX.CO.ID – Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malang Mahila Surya Dewi menyebut, dampak adanya program makan bergizi gratis di Kabupaten Malang adalah, seluruh pangan yang selama ini bisa dijual keluar Malang, kedepan dipastikan semua pangan akan terserap habis di Kabupaten Malang saja.

Pernyataan ini disampaikan Mahila saat menghadiri acara rumah pangan di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, beberapa waktu lalu. Ia mengatakan, sebelumnya, pangan di Kabupaten Malang bisa dijual keluar wilayah Kabupaten Malang.

“Dengan adanya program tersebut nantinya hanya akan mencukupi kebutuhan kita sendiri,” ujarnya.

Tapi, lebih lanjut perempuan berparas cantik itu mengaku, hal itu tidak bermasalah demi menunjang program presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, tentang makan bergizi gratis. Sebab, semua pangan di Kabupaten Malang tercukupi.

“Ketahanan pangan kita komoditasnya surplus,” jelasnya .

Saat ini, program makan bergizi gratis diakui sedang direncanakan dan disiapkan datanya dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang. Termasuk juga potensi yang dimiliki Kabupaten Malang.

Sehingga, lanjut mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang itu, program ini sedang didiskusikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Antara lain Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan sebagainya.

“Dan yang membutuhkan itu nanti siapa saja?. Jadi kita masih menyiapkan data-datanya dan potensi yang ada,” ujarnya.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Malang Malang telah menerima kunjungan dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Dalam kunjungan itu, Bupati Malang mengaku, setidaknya, Kabupaten Malang ditunjuk menjadi penyuplai utama memenuhi kebutuhan 20 persen program makan bergizi gratis khususnya di wilayah Provinsi Jawa Timur.

“Nanti rencana Kemenhan, dapur umumnya untuk program makan bergizi gratis uji cobanya di Kepanjen,” katanya.

Produk-produk yang akan disuplai dari Kabupaten Malang nantinya antara lain hasil pertanian, seperti sayur dan buah-buahan, kemudian produk perikanan, seperti ikan segar, dan produk peternakan, seperti susu dan daging.

“Harapannya produk lokal dari Kabupaten Malang ini akan mendapatkan nilai tambah dari keterlibatan dalam program nasional termasuk peluang peningkatan pendapatan bagi petani dan peternak lokal,” pungkas Sanusi. (nif).