Indeks

Bupati-Wabup Hibahkan Gaji untuk Relawan Covid-19

Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam

Pamekasan, Memox.co.id – Kepedulian Bupati-Wabup Pamekasan kepada relawan Covid-19 patut diapresiasi. Hal itu ditunjukkan pasangan Ra Badrut Tamam (RBT) – Raja’e itu dengan menyumbangkan seluruh gajinya kepada relawan sebagai garda terdepan dalam menangani pendemi dunia tersebut.

            Komitmen itu disampaikan mantan anggota DPRD Jatim itu saat menyambut kedatangan santri yang baru pulang dari pondok pesantren (Ponpes) Paiton Proboliggo di terminal angkutan barang, Selasa (1/3/2020). Komitmen tersebut, disampaikan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Pamekasan itu setelah berdiskusi dengan Wabup Pamekasan beberapa jam sebelumnya. “Tadi malam saya dan pak wabup berdiskusi,  selama pandemi ini masih ada, seluruh gaji saya dan pak wabup dihibahkan kepada para relawan Covid-19. Ini sebagai komitmen kepedulian kami,” kata Badrut Tamam.

            Bupati dan wabup mengaku sadar kalau jumlah rumah sakit, pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Gerbang Salam terbatas. Dokter-dokter pun juga tidak memadai. Dengan langkah tersebut, pejabat-pejabat yang lain dibawah naungannya mengikuti jejak yang telah dilakukannya. 

            Terpenting, RBT-sapaan akrab Badrut Tamam berharap dan memohon kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan. Sebab, pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin menjaga kesehatan seluruh warga agar tidak sakit. “Mohon jaga jarak, lindungi kita masing-masing agar tidak terjangkit Covid-19,” ajaknya. 

            Politisi Partai PKB itu menyaranakan agar seluruh santri yang baru pulang dari ponpes untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masing-masing. Dengan tujuan memastikan santri yang baru pulang dalam keadaan sehat. 
Oleh karena itu, sebelum sampai ke rumah masing-masing, satuan tugas (Satgas) Covid-19 dicek kesehatannya. 

            Mantan aktivis mahasiswa di Malang itu berjanji bersama Forkopimda akan terus melakukan sosialisasi pencegahan virus corona. Supaya penularan virus tidak menjalar kemana-mana. Sosialisasi ditujukan agar masyarakat tidak panik.

            Pria yang juga berlatar belakang kiai tersebut mengimbau kepada masyarakat agar rutin cuci tangan dengan sabun hingga bersih. Baik saat hendak melakukan aktivitas atau setelah melakukannya. Selain mencuci tangan dengan bersih, dia menghimabau untuk tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat lain. Diupayakan menjaga jarak agar tidak terjadi penularan virus. Yang paling penting, dia berharap masyarakat selain berperilaku sehat, dianjurkan untuk menjaga kesehatan tubuh serta mengkonsumsi makanan yang sehat seperti empat sehat lima sempurna.

            “Jauhkan dari tempat kotor. Makan makanan yang bersih sebelum dikonsumsi. Hindari berkerumun atau bertemu orang banyak terlebih dahulu serta jangan keluar rumah bila tidak ada urusan yang sangat penting,” imbaunya. 

            Jika mengalami gangguan kesehatan, antara lain jika badan terasa panas, batuk pilek, dianjurkan segera periksa ke puskesmas terdekat. “Jangan lupa berdo’a kepada Allah SWT agar virus corona ini segera berakhir,” ajaknya. (sy/ono)

Exit mobile version