Bondowoso, Memox.co.id – Untuk memulihkan kondisi ekonomi warganya, Pemkab Bondowoso menjalankan PJP (Program Jatim Puspa). Program fokus meningkatkan pendapatan KPM (Keluarga Penerima Manfaat) akibat pandemi Covid 19.
Bupati Bondowoso, Drs. KH. Salwa Arifin, melalui Asisten III Sekretariat Pemkab Bondowoso, Wawan Setiaean, SH, MH mengatakan, PJP merupakan program yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan dan mengefektifkan PKP (Penanggulangan Kemiskinan Pedesaan).
- Baca juga: Bupati Sampaikan Nota Penjelasan LKPJ
“Banyak program yang digulirkan oleh pemerintah untuk memulihkan perekonomian warga dalam masa pandemi virus Corona. Salah satunya PKP,” kata Wawan, sapaannya pada Memo X kemarin.
Tujuannya, kata Wawan membantu meningkatkan pendapatan KPM untuk memenuhi kebutuhan hidup dasarnya. Meningkatkan pemuliahan dan pertumbuhan ekonomi di Desa.
Ditambahkan, yang menjadi leading sektor dari kegiatan ini adalah DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa). Ada 9 Desa dari 5 Kecamatan yang mendapatkan program ini.
Menurut Kepala DPMD, Hj. Haeriah Yuliati, S.Sos, MM, 5 desa tersebut adalah Desa Tanah Wulan Kecamatan Maesan, Desa Pekauman, Dawuhan, dan Tegal Mijin Kecamatan Gurujgan.
“Desa Mengen dan Sumber Anom Kecamatan Tamanan, Desa Sukosari Kidul dan Rejo Agung Kecamatan Sumber Wringin, dan Desa Sumber Tengah Kecamatan Binakal,” kata Her, sapaan Kadis PMD.
Desa-desa yang mendapat Program PKP, lanjutnya, yang memfloating adalah Pemprov Jatim. Pemkab Bondowoso hanya menjalankan saja.
PKP untuk pemberdayaan perempuan. Ditambahkan, karena permepuan menjadi tulang punggung keluarga dan masuk kategori miskin. Pada dasarnya seluruh bantuan dari pemerintah bertujuan untuk mengentas kemiskinan. (sam/mzm)






