Indeks

Best Practice Pengelolaan Program Olimpiade MAN 2 Kota Malang Ditiru SMA Khadijah Surabaya

MEMOX.CO.ID – Kepala SMA Khadijah Surabaya, Muhammad Iqbal, S. Ag, MSi pimpin langsung kegiatan studi tiru ke MAN 2 Kota Malang, Kamis (7/05/26). Kedatangan mereka dalam rangka mempelajari best practice pengelolaan program olimpiade dan prestasi siswa yang ada di MAN 2 Kota Malang.

Rombongan yang berjumlah 10 orang diterima di ruang Minihall MAN 2 Kota Malang dengan penuh kehangatan dan suasana kekeluargaan.

Kepala SMA Khadijah Surabaya, Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh MAN 2 Kota Malang.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya karena kami diterima untuk belajar di MAN 2 Kota Malang. Atas penerimaan ini kami mengucapkan terima kasih, karena tidak semua yang memiliki prestasi bersedia membuka dapurnya. Kami banyak belajar dan mudah-mudahan menjadi ilmu yang bisa diterapkan di SMA Khadijah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Malang, Alif Rifa’i, S S menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut membawa manfaat bagi kedua lembaga.

“Apa yang panjenengan niatkan semoga mendapatkan kelancaran dan kemudahan. Kita sharing di sini dan kami pun juga belajar serta dapat saling bertukar pengalaman. Kita pelajari bersama-sama,” tuturnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Gatra Orbita Digitalis, M. Pd., selaku Koordinator Olimpiade MAN 2 Kota Malang.

Dalam paparannya, beliau menjelaskan mengenai strategi dan “dapur” best practice pembinaan olimpiade yang berhasil mengantarkan MAN 2 Kota Malang meraih berbagai prestasi dan kemenangan di ajang kompetisi.

Kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi SMA Khadijah Surabaya dalam mengembangkan program pembinaan prestasi siswa.

Selain itu, kerja sama dan silaturahmi antar lembaga pendidikan dapat terus terjalin dengan baik. Pertukaran pengalaman ini juga diharapkan mampu melahirkan inovasi dalam dunia pendidikan, khususnya di bidang olimpiade dan akademik.

Selain berdiskusi dan berbagi pengalaman, kegiatan juga diisi dengan sesi foto bersama serta penukaran vandel sebagai kenang-kenangan antara kedua belah pihak.

Momen tersebut menjadi simbol eratnya silaturahmi dan kerja sama antar lembaga pendidikan dalam meningkatkan mutu serta prestasi peserta didik. (fik/man)

Exit mobile version