Malang, Memox.co.id – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk selaku pengelola Alfamart, menggelar pelatihan manajemen retail modern bagi pemilik usaha Industri Kecil Menengah (IKM) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Jum’at (17/12/2021).
Kegiatan pelatihan bagi pemilik usaha IKM yang dibuka secara langsung oleh Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Agung Purwanto didampingi Regional Corcom Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Mochammad Faruq Asrori, SH diikuti sekitar 30 peserta pelatihan dengan tetap mengedepankan Prokes Covid-19.
Bertempat di aula kantor Disperindag Kabupaten Malang kegiatan pelatihan ini bertujuan mengajak IKM untuk memasarkan produknya di toko Alfamart dengan harapan bisa terus menumbuhkkembangkan usaha tersebut menjadi lebih baik lagi, baik kualitas maupun kemasan produk itu sendiri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang Agung Purwanto dalam kesempatan itu berharap kerja sama yang dilakukan dengan Alfamart dapat meningkatkan perekonomian para usaha IKM ditengah suasana Pandemi Covid-19.
“Tentunya semuanya ada proses dan dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. Untuk wilayah Kabupaten Malang dalam catatan Disperindag Kabupaten Malang ada sekitar 300 toko Alfamart. Kami berharap sekali lagi produk IKM bisa lebih banyak lagi masuk di toko Alfamart dan mampu menumbuhkembangkan usaha IKM itu sendiri yang tentunya harus melalui proses terlebih dahulu,” ungkapnya.
Sebagai Regional Corcom Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Mochammad Faruq Asrori, SH juga menyampaikan pelatihan tersebut menyampaikan mengenai seperti apa prosedur supaya produk IKM bisa masuk dan dipasarkan di toko-toko Alfamart. Mulai dari kemasan sampai legalitasnya tapi tentunya tidak serumit suplier besar.

“Kami ingin berbagai produk makanan khas Kabupaten Malang semakin dikenal oleh masyarakat dengan cara dipasarkan di toko Alfamart. Semoga kerja sama ini dapat berlanjut secara berkesinambungan. Seusai dengan 3 misi visi Alfamart salah satunya melakukan pemberdayaan terhadap pedagang kecil dan ingin tubuh dan berkembang sejak sebelum Alfamart itu ada,” terangnya.
Usai kegiatan, 30 produk IKM yang dibawa oleh masing-masing peserta pelatihan hasil usaha para IKM membawa hasil produksinya baik berupa minuman dan makanan ringan seperti kripik pisang, nangka maupun yang sejenisnya. (fik)






