Lumajang, Memox.co.id – TNI AD terus melakukan pembuatan alur sungai baru,untuk mengantisipasi manakala terjadi hujan deras tidak terjadi luapan, di area erupsi Gunung Semeru, Jumat (17/12/2021).
Pembuatan alur sungai baru ini akibat dari pasca banjir lahar dingin yang terjadi hari Kamis kemarin. Membuat sudetan yang telah dibuat oleh Satgas penanggulangan terpadu erupsi Gunung Semeru agar tidak terhalang dari material Gunung Semeru.
Baca Juga : Dansatgas Gelar Rapat Lanjutan Pasca Masa Tanggap Darurat Semeru
Proses pembuatan alur baru sungai Besuk melibatkan 11 unit exa PC 200, 2 unit exa PC 70, 2 unit Dozer D3 dan 1 unit Dozer D65 . Alat berat ini diterjukan dalam rangka pembuatan alur sungai (sudetan) di sungai Besuk. Hal ini disampaikan oleh Mayor Inf Supa’at selalu Perwira Koordinator Alat berat yang ditunjuk oleh Satgas Bencana Gunung Semeru.
Disampaikannya juga untuk mengantisipasi manakala diatas terjadi hujan atau guguran awan panas saat alat berat bekerja, maka setiap 2 menit kita selalu berkomunikasi dengan PPGA (pos pantau gunung api) yang berada di gunung Sawor serta relawan yang berada di Curah Koboan. (*)






