Aduh! Pembangunan Tol Malang-Kepanjen Masih Belum Jelas

FT. Ilustrasi jalan tol. (MemoX/istimewa)
FT. Ilustrasi jalan tol. (MemoX/istimewa)

Malang, MEMOX.CO.ID – Sudah memasuki tahun 2025, wacana pembangunan jalan Tol Malang-Kepanjen hingga saat ini masih belum jelas. Kabarnya, Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) masih melakukan pendataan ulang. Kecuali ada investor swasta yang berkenan memberikan biaya.

Kabar dilakukannya kajian dan prosesnya di tanam sementara ini mendapat respon dari Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto. Ia mengaku, akan terus berupaya semaksimal mungkin merealisasikan proyek nasional tersebut.

“Dengan meyakinkan Pemerintah Pusat supaya Tol Malang-Kepanjen ini bisa menjadi program yang terealisasi,” ujarnya belum lama ini.

Alasan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kekeh merealisasikan jalan layang itu, sebab Kabupaten Malang, menurutnya, memiliki banyak potensi. Seperti di bidang pariwisata, ada banyak pantai. Kemudian bidang pendidikan, ada SMA Taruna Nusantara di Pagak yang berskala nasional.

Sehingga, dengan adanya jalan layang Tol Malang-Kepanjen ini, diakui dapat mempercepat aksesibilitas menuju Malang Selatan.

Selain itu, Didik juga mengaku, sudah menyiapkan industri perikanan di Malang Selatan. Maka, jikalau tol tersebut terbangun, akan mendukung iklim investasi di Kabupaten Malang.

Namun jika memang belum ada kepastian dimulainya proyek tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang harus memiliki trobosan plan B. Seperti mempersiapkan area jalan baru.

“Yakni jalan arteri atau jalan utama yang mampu meningkatkan aksesibilitas antara Malang bagian utara dan selatan. Selain itu, untuk sementara, dapat juga dilakukan melalui pelebaran jalan eksisting,” katanya.

“Sebagai contoh, Jalan Pakisaji dilebarkan. Atau bisa juga dengan pelebaran jalan dari Kedungkandang menuju Bululawang,” pungkasnya. (nif).