TPA Supit Urang Menyumbang Kesiapan Kota Malang Dalam Siapkan program LSDP

FT. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang Kota Malang. (MemoX/fat)
FT. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang Kota Malang. (MemoX/fat)

Malang, MEMOX.CO.ID – Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan terus melakukan upaya dalam melakukan penanganan dan pengelolaan sampah di Kota Malang. Hal itu dengan akan melakukan rencana penerapan Local Service Delivery Improvement Program (LSDP).

Pria yang kerap disapa Iwan, menyatakan jika program LSDP tersebut di perkuat dengan keberadaan TPA Supit Urang yang bisa menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah modern di perkotaan. Menurutnya pengelolaan sampah harus dilakukan lebih intensif mengingat setiap hari Kota Malang menghasilkan sampah sekitar 700 ton namun saat ini yang masih bisa diintervensi 35 ton.

“Iwan mengungkapkan bahwa ada tambahan lahan 1,8 hektar di area TPA Supit Urang yang nantinya akan digunakan untuk pengolahan sampah “Pendanaannya sedang diproses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Untuk tahun ini kita asumsikan sekitar Rp56 miliar,”pungkasnya.

Sementara itu dalam program LSDP ini pihaknya mengaku jika membutuhkan satu tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST). Untuk TPST ini nantinya berada di lahan yang memiliki luas sekitar 2 hektar yang di harapkan dapat menampung sampah dengan kapasitas 150-200 ton per hari.

“Kami butuh 1 TPST dan itu sudah cukup karena kami sudah punya TPA Supit Urang. Dinas Lingkungan Hidup telah mengusulkan anggaran, dengan rencana lahan sekitar 2 hektare yang dapat menampung 150 sampai 200 ton per hari nya,”jelas Iwan.

Menurut Iwan Kehadiran TPA Supit Urang juga menyumbang kesiapan Kota Malang dalam menyiapkan program LSDP. Tidak hanya itu Iwan menyebutkan bahwa TPA Supit Urang telah tertata dengan baik dan dilengkapi dengan fasilitas cukup lengkap.

“Kalau kami lihat kawasan di TPA Supit Urang itu sudah baik. Bersih, jalan aksesnya bagus, layout di dalam TPA juga sudah bagus. Ada pengelolaan limbah, penanganan composing 35 ton per hari, lalu di belakangnya ada sanitary landfill. Kemudian penyiapan 2 hektar untuk TPST dengan kapasitas 150 ton per hari,”terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya optimis Kota Malang siap dalam menjalankan proyek LSDP di tahun 2025. Ini juga mendukung pengelolaan sampah di TPA Supit Urang. Terlebih Kawasan TPA Supit Urang telah disiapkan menjadi lokasi untuk pembagunanan LSDP.(fat)