MEMOX.CO.ID – Pemerintah Kota Probolinggo mencatatkan prestasi di bidang pendidikan dengan meraih rekor inovasi guru terbanyak di Indonesia. Dalam perayaan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80, sebanyak 2.302 inovasi karya guru dari seluruh penjuru kota ini diunggah dan diakui secara nasional oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Rekor inovasi ini menjadi bukti kreativitas para pendidik di Kota Probolinggo. Acara yang berlangsung di Paseban Sena pada Selasa (25/11/2025) ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin dan Direktur Marketing MURI Indonesia, Awan Rahargo.
Acara dibuka dengan penampilan Tari Inovasi Jabrik oleh perwakilan guru, disusul parade karya melalui fashion show busana Pendalungan oleh para pemenang lomba.
Suguhan penayangan video rangkaian kegiatan HGN yang menggambarkan semangat guru-guru di Kota Probolinggo selama bulan peringatan, juga ikut ditampilkan.
Kepala BBGTK Jawa Timur, Abu Khaer memberikan ucapan selamat kepada para guru melalui tayangan video. Acara kemudian berlanjut dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas peran besar para pendidik di Kota Probolinggo.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Siti Romlah menyampaikan, rangkaian peringatan HGN tahun ini diisi dengan Penganugerahan Kepala Sekolah Inspiratif dan Guru Inovatif Tahun 2025.
“Ini sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga pendidik yang dinilai berdedikasi, kreatif, inovatif, serta memiliki kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan,” ujar Siti Romlah.
Lebih jauh, Siti Romlah menegaskan, penganugerahan ini bukan hanya ajang penghormatan, tetapi juga dorongan agar inovasi pendidikan terus tumbuh di setiap satuan pendidikan.
“Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif dan menjadi tradisi apresiasi yang berkelanjutan bagi tenaga pendidik di Kota Probolinggo,” tandasnya.
Direktur Marketing MURI, Awan Rahargo menyebut, MURI memberikan penghargaan kepada suatu pencapaian superlatif, yakni bentuk bidang yang melibatkan jumlah peserta yang banyak, yakni sejumlah 2.262 karya inovasi yang dihadirkan karyanya di sini.
“Pencapaian rekor ini pastinya memberikan kontribusi untuk mutu pendidikan yang inovastif, kreatif dan adaptif. Adanya karya ini bisa memberi motivasi dan semangat karena selaras dengan visi-misinya MURI yaitu menggelorakan semangat kebanggaan nasional,”tuturnya.
Ia berharap, ke depannya karya inovasi ini akan terus bertambah untuk menunjang mutu pendidikan di Indonesia.
“Kami berpesan agar para guru tetap semangat dan berkarya,”pinta Awan Rahargo.
Terpisah, Wali Kota dr. Aminuddin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia bercerita kisah ayahnya yang merupakan guru SD dengan gaji kecil namun dihormati seluruh warga desa.
Ia menegaskan bahwa guru adalah jantung pendidikan dan tidak pernah benar-benar pensiun.
“Anak guru bisa jadi wali kota, jadi kajari, jadi Ketua DPRD. Guru itu hebat. Saat ini ada anugerah yang membanggakan yakni pencapaian rekor MURI sebanyak kurang lebih 2.262 yang saya lihat terakhir,” sebutnya
Baginya, rekor MURI merupakan bukti semangat dan inovasi para guru Kota Probolinggo sangat luar biasa. Guru adalah jantung pendidikan. Selain, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta rangkaian lomba, mulai dari Lomba Inovasi Pembelajaran, Kepala Sekolah Inspiratif, Fashion Show Pendalungan, hingga Lomba Voli Antar Guru.
“Bagi para pemenang, saya ucapkan selamat. Jadikan prestasi ini sebagai motivasi. Bagi yang belum berhasil, jangan berputus asa karena kegagalan adalah bagian dari proses mengasah kemampuan. Mari kita jadikan Hari Guru Nasional ini momentum untuk terus berkarya, berinovasi, dan menguatkan pendidikan Kota Probolinggo. Selamat Hari Guru Nasional ke-80. Terima kasih atas dedikasi tiada henti,” pungkas Aminudin. (adv/hud)
