MEMOX.CO.ID – Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bergema di SMPN 2 Waru Sidoarjo, Sabtu (15/8/2026). Sebanyak 1045 murid bersama guru mengikuti Pawai Kemerdekaan dengan penuh antusias.
Mereka mengenakan beragam pakaian adat dan kostum perjuangan, dan menampilkan kreativitas sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan jiwa patriotisme.
Pawai tahun ini mengusung tema “Pawai Kemerdekaan”. Setiap kelas diberi ruang untuk berkreasi dan berkolaborasi bersama wali kelas. Mereka menentukan sendiri tema yang ditampilkan, mulai dari kisah penjajahan, perjuangan para pahlawan hingga berbagai persoalan sosial yang dikemas secara kreatif.
Humas SMPN 2 Waru, Dika Sayu Rahmahwati, S.Pd mengatakan kegiatan lomba dan pawai kemerdekaan rutin digelar setiap tahun. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada siswa tentang makna kemerdekaan.
“Setiap tahun SMPN 2 Waru selalu mengadakan lomba untuk memperingati HUT RI. Tahun ini untuk siswa ada estafet kardus, estafet balon, tiup gelas, voli jumbo, dan fashion show. Untuk guru ada voli jumbo dan lomba nasi goreng,” ujarnya.
Menurut Dika, Pawai Kemerdekaan menjadi momentum bagi siswa untuk mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut kemerdekaan Indonesia.
“Harapannya, anak-anak bisa memaknai kemerdekaan dengan mengenang jasa para pahlawan. Mereka bisa melihat bahwa untuk merebut kemerdekaan membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit, termasuk darah, jiwa, dan raga,” imbuhnya.
Salah satu mencuri perhatian salah satu guru menampilkan sosok Jenderal Sudirman yang digambarkan menaiki burung Garuda.
Menariknya, properti Garuda tersebut dibuat sendiri oleh para siswa dan guru. Ada pula peserta yang mengangkat tema pemberantasan korupsi dengan menggambarkan pelaku korupsi berada di dalam penjara.
Berbagai karakter turut diperankan siswa, mulai dari tentara, polisi, hingga tokoh pada masa penjajahan. Kreativitas tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk menuangkan gagasan sekaligus memahami kembali sejarah perjuangan bangsa,
Usai pawai, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan yang diikuti siswa. Di antaranya estafet balon, estafet kardus, tiup gelas, voli jumbo, dan fashion show. Sementara para guru turut memeriahkan kegiatan melalui lomba voli jumbo dan nasi goreng.
Kepala SMPN 2 Waru, Ahmad Anwar, M.Pd., mengatakan Pawai Kemerdekaan menjadi bagian dari upaya sekolah menumbuhkan jiwa patriotisme, nasionalisme, serta rasa memiliki terhadap bangsa dan negara.
“Dalam pawai kemerdekaan ini kita ingin menumbuhkan jiwa patriotisme, jiwa kebangsaan, dan rasa memiliki terhadap negara Indonesia,” katanya.
Ia menilai perjuangan para pahlawan harus menjadi teladan bagi generasi muda. Para pejuang rela meninggalkan keluarga hingga mempertaruhkan nyawa demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Generasi saat ini harus benar-benar mampu meneladani para pejuang. Jiwa nasionalisme, jiwa patriotisme, dan rasa tanggung jawab kepada negara harus ditumbuhkan sejak usia sekolah,” tegasnya.
Ahmad berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni tahunan. Semangat perjuangan yang ditanamkan melalui Pawai Kemerdekaan diharapkan tumbuh dalam kehidupan siswa, baik di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat.
“Mudah-mudahan setelah Pawai Kemerdekaan ini, jiwa kebangsaan anak-anak semakin muncul. Mereka senantiasa memiliki jiwa patriotisme dan jiwa pejuang demi Indonesia dan negaranya,” pungkasnya. (nas/dar)
