Tak hanya itu, Retno Wandasari mengatakan, Adiwiyata diberikan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/ kota secara berjenjang kepada sekolah yang berhasil melaksanakan GPBLHS.
“Gerakan PBLHS yaitu aksi kolektif yang dilakukan oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan,”terangnya.
Begitu juga, penilaian CASP dilakukan melalui dua tahap. Yakni, seleksi administrasi dan verifikasi lapangan secara online dan offline.
“Penetapan sekolah Adiwiyata dilakukan dengan ketentuan sekolah yang mencapai nilai minimal 80 persen dari nilai capaian tertinggi ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Provinsi,” ucap Retno Wandasari. (hud/ono).
