Indeks
Opini  

Mahasiswa UMM Membantu Meningkatkan Pemasaran dan Branding Kripik Tempe di Desa Beiji Kota Batu

Oleh: Muhammad Zair Baitil Atiq (202210360311267) Hubungan Internasional, Dani Maulana Yusuf (202110160311126) Manajemen, Jasmin Putri Jelita (202110370311075) Informatika, Aloysius Gonzaga Alnabe (202210360311012) Hubungan Internasional, Godknows Zvikomborero Mageg (202210110311627) Hukum

MEMOX.CO.ID – Program pengabdian masyarakat (PMM) adalah salah satu program pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kepada masyarakat. Melalui program ini mahasiswa diharap mampu memberikan kontribusi nyatanya dalam meyelesaikan permasalahan yang eksis ditengah masyarakat. PMM tematik Kelompok 2 merupakan salah satu kelompok yang berperan dalam membantu meningkatkan pemasaran dan branding kripik tempe di Desa Beiji, Batu, Jawa Timur. Desa ini terkenal sebagai salah satu desa wisata di kota batu yang dikenal dengan produksi kripik tempenya sebagai salah satu daya tarik wisatawan. Tim PMM kelompok 2 terdiri dari Dani Maulana Yusuf, Muhammad Zair Baitil Atiq, Aloysius Gonzaga Alnabe, dan Jasmin Putri Jelita yang dibimbing langsung oleh Ibu Septi Nur Wulan Mulatmi, S.Pt., M.Sc. selaku dosen pembimbing lapangan (DPL).

Kegiatan ini diawali dari rapat teknis yang dilakukan seluruh anggota kelompok untuk membuat perencanaan dan pematangan agenda yang akan di laksanakan selama di desa nanti nya. Para anggota juga mengikuti training Design Thinking yang diadakan oleh International Relation Office (IRO) Universitas Muhammadiyah Malang untuk membantu pemetaan ide dan solusi yang akan di implementasikan nantinya dalam membantu pemasaran dan branding kripik tempe di Desa Beiji. Setelah melakukan wawancara mendalam serta observasi di lapangan secara lansgung terkait dengan permasalahan apa saja masih dihadapi oleh salah satu produser kripik tempe di desa beiji, kami melakukan data clustering dan menentukan kebutuhan apa saja yang diperlukan oleh penjual.  Melalui data tersebut kami menyimpulkan bahwa kurang pahamnya akan pemanfaatan e-commerce untuk penjualan, minimnya strategi pemasaran, serta tampilan produk yang cenderung monoton dan kurang menarik menjadi salah satu hambatan yang dialami oleh penjual.

Observasi, wawancara, dan pengumpulan data

Berdasar kebutuhan tersebut kami berinisiasi untuk melakukan re-design produk kripik tempe yang telah digunakan, memberikan pelatihan terkait dengan pemasaran dan promosi produk melalui media sosial, membantumembuat design toko di e-commerce, serta membantu pembuatan link terintegrasi yang nanti nya akan memudahkan customer dalam membeli produk yang diinginkan melalui sistem Barcode. Realisasi solusi ini dimulai dari pembuatan prototype yang mana dilanjutkan dengan evaluasi prototype dengan mengkonfirmasi kepada pihak penjual agar solusi yang ditawarkan tetap sesuai dengan apa yang penjual inginkan. Setelah melakukan evaluasi kami melakukan perbaikan prototype dan difinalisasi sebelum menjadi satu produk nyata.

Design product dan integrasi link penjualan untuk pemasran

Pada minggu terakhir pengabdian kami melakukan presentasi hasil prototype design produk yang telah kami buat secara langsung kepada masyarakat desa beiji yang datang ke gallery walk yang kami adakan di Universitas Muhammadiyah Malang. Mereka sangat antusias untuk melihat presentasi design produk dan e-commerce yang kami buat. Selanjutnya hasil prototype yang telah dibuat diserahkan secara langsung kepada penduduk desa untuk digunakan dan diimplementasi dalam penjualan kripik tempe mereka. Melalui solusi ini kami harap dapat membantu meningkatkan penjualan dan pemasaran kripik tempe di desa beiji sehingga produk mereka dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat di Indonesia. (*)

Exit mobile version