Pihak sekolah ingin kasus ini diproses hukum. Karena menyebabkan trauma psikis pada siswi magang tersebut. Serta dianggap mencoreng nama institusi. Baik itu sekolah ataupun swalayan tempat siswi ini magang.
Sekolah juga menuntut Nuril untuk minta maaf secara terbuka dengan video seperti yang dilakukannya saat bertengkar di KDS.
Polres Probolinggo pun langsung memanggil Luluk Nuril beserta suaminya, yang juga anggota polisi.
Kapolres Probolinggo, AKBP Wisnu Wadhana menyebut, pihaknya sudah memanggil pasutri yang viral itu.
“Kejadian kalau tidak salah minggu lalu. Kami sudah klarifikasi dan lakukan pembinaan kepada anggota dan istrinya itu,” ujar Wisnu, pada sejumlah wartawan, Selasa (05/09/2023).
Selain lakukan pemanggilan, Kapolres juga menyampaikan, pihaknya sedang melakukan mediasi dengan pihak sekolah. Hal itu sebagai buntut somasi yang dilayangkan pihak sekolah sebelumnya.
“Kami juga sudah melakukan upaya pembinaan dan teguran pada suami istri itu,” lanjut Pria asal Sidoarjo ini.
Luluk Nuril sendiri, memiliki nama asli Luluk Sofiatul Jannah, istri polisi berpangkat Bripka yang dinas di salah satu Polsek di Polres Probolinggo. Warga Perum Wisma Pengandengan Sejahtera (WPS) ini viral, usai mengunggah video omelan di tiktok.
Dalam video tersebut, Nuril menyebut anak magang sebagai ‘babu’. Di video kedua yang viral, nampak Nuril dan perekam lelaki, sedang membentak seorang siswi magang. Terkait pesanan yang dibatalkan. Video tersebut pun viral dan mengundang banyak komentar warganet. Sayangnya, ketika ditelusuri kembali ke akun tiktok milik Nuril, video itu sudah tidak ada. (sty/ono)






