Beranda Pemerintahan Usai Bentuk Kampung Tangguh, Sidoarjo Canangkan Industri Tangguh Tangani Covid-19

Usai Bentuk Kampung Tangguh, Sidoarjo Canangkan Industri Tangguh Tangani Covid-19

67
0

Sidoarjo, Memox.co.id – Setelah berhasil membentuk Kampung Tangguh di puluhan desa, kini Sidoarjo berupaya mencegah penyebaran Covid-19 di sektor industri dengan membentuk Industri Tangguh Covid-19. Seperti yang terlihat saat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin bersama Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji meresmikan Industri Tangguh Covid-19 PT Mega Surya di Desa Tambaksawah, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Kamis (18/06/2020).

Konsep industri tangguh yang diterapkan PT Mega Surya bukan hanya wajib memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Akan tetapi, akses jalan bagi karyawan juga diatur menggunakan system one way atau satu arah. Ada beberapa askes jalan one way yang diberi tanda sesuai dengan id card karyawan. Karyawan dilarang berjalan melintasi area yang berbeda warnanya dengan id card yang dipakai.

“Penerapan protokol kesehatan di PT Mega Surya ini sudah sangat bagus. Akses jalan juga disediakan khusus. Akan kami jadikan percontohan dalam membetuk Industri Tangguh,” ujar Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin.

Di Sidoarjo, lanjut Cak Nur diketahui masih banyak industri yang belum menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Padahal, itu bisa menjadi klaster baru penularan covid-19. “Terutama industri yang memiliki karyawan di atas seribuan. Penerapan protokol kesehatan di tempat kerja harus diterapkan maksimal,” imbuhnya.

Sementara itu, Cak Nur mengingatkan saat Sidoarjo ini masih masa transisi new normal belum masuk new normal. Maka, penerapan protokol kesehatan tidak boleh longgar meski akses ekonomi telah dibuka.

“Kami melihat masih ada dua industri yang sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Ini akan kami upayakan terus mendorong agar sektor industri lebih banyak lagi yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Harapannya bisa membentuk Industri Tangguh Covid-19,” pungkasnya. (wan/ono)