Beranda Pemerintahan Mesin PCR di GOR Sidoarjo Siap Dioperasikan

Mesin PCR di GOR Sidoarjo Siap Dioperasikan

67
0

Sidoarjo, Memox.co.idWarga Sidoarjo tidak perlu resah jika ingin melaksanakan rapid test dan tes Swab. Ini menyusul Pemkab Sidoarjo menyiapkan mesin tes itu secara gratis di GOR Delta Sidoarjo.

Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin sekaligus Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo melaunching Polymerase Chain Reaction (PCR) mobile yang ada di Parkir Barat GOR Delta Sidoarjo, Kamis (18/06/2020).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo, drg Syaf Satriawan mengatakan alat PCR ini sudah datang 13 hari lalu. Alat itu kiriman BPBD Provinsi Jawa Timur atas gagasan dari Kapolresta Sidoarjo. Mesin PCR ini dalam bentuk 3 buah kontainer. 

“Kami memilih tempat yang leluasa yaitu di GOR ini. Untuk operasionalnya semua ditanggung vendor. Pemkab Sidoarjo tidak mengeluarkan biaya apa pun. Untuk tim dokter yang menangani sudah terbentuk mulai besok bisa melaksanakan tes swab dan hasilnya tidak menunggu lama,” katanya.

Selain itu, Syaf menjelaskan saat ini ada sekitar 438 orang yang menunggu tes swab, 215 orang menunggu tes swab 1 dan 2 serta 223 orang menunggu tes swab 3 dan 4. 

“Mereka itu yang diutamakan dulu. Dengan adanya mesin PCR di GOR ini, nanti akan dibantu mesin PCR dari RSUD Sidoarjo. Kedepan warga Sidoarjo tidak perlu dirapid test tapi bisa langsung diswab agar tidak ada lagi keluh kesah masyarakat,” imbuhnya.

Syaf memaparkan tes swab dengan mesin PCR ini hasilnya lebih kurang 2 hari. Bahkan PCR ini berada di GOR Delta sampai pengananan Covid-19 di Sidoarjo selesai.

“Dengan mesin ini kami ingin mengukur tingkat kesembuhan. Saya yakin dengan tes swab ini angka kesembuhan akan meningkat tajam walaupun akhirnya yang confirm akan sedikit bertambah,” tegasnya.

Sementara Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menegaskan dengan adanya mesin PCR hasil tes swab bakal semakin cepat.

Menurutnya secara otomatis penanganan setelah swab ini harus tertangani dengan cepat. Untuk itu, langkah kuratif harus lebih dikuatkan lagi. “Mesin PCR ini akan sedikit menyelesaikan permasalahan yang ada. Selama ini swab menunggu selama lebih dari 1 minggu. Kalau tes swab ini cepat maka langkah penanganannya juga harus lebih cepat lagi,” pintanya.

Cak Nur menguraikan fenomena kasus Covid-19 ini seperti gunung es. Menurutnya, jika tes swab secara masif, maka jumlah confirm (positif) Covid-19 akan semakin naik.  “Kalau diketahui jumlah sebaran sebenarnya maka penanganannya akan  lebih cepat,” tandasnya. (wan/ono)