Malang, Memox.co.id – Universitas Brawijaya (UB) Malang berhasil menduduki rangking 4 pemeringkatan UNESA-Dimetric kategori karena memperlengkapi sarana dan prasarana agar aman dan nyaman bagi penyandang disabilitas, Sabtu (10/12/2022).
Perlu diketahui UNESA-Dimetric adalah pemeringkatan kampus ramah disabilitas yang diikuti 125 perguruan tinggi dunia.
Seperti yang dikatakan Rektor UB Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D. Med.Sc., UB Malang akan terus berkomitmen untuk terus mewujudkan lingkungan kampus yang ramah bagi penyandang disabilitas. Sejak 2012 UB telah menerima mahasiswa jalur disabilitas, memiliki sekitar 111 mahasiswa difabel aktif dan mereka mendapat layanan dibawah Pusat Layanan Disabilitas (PLD).
“Tahun 2020 UB mendapat penghargaan Zero Award dan kali ini mendapat penghargaan dari UNESA-Dimetric (Disability Inclusion Metrics), yaitu rangking 4 dunia kategori universitas ramah disabilitas,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Wawalikota Malang Sofyan Edi Jarwoko. Pemerintah Kota Malang terus menggenjot perbaikan fasilitas penunjang untuk disabilitas. Misalkan seperti memberikan sarana prasarana diwilayah kecamatan-kecamatan. Bahkan menggali potensi disabilitas di bidang seni, teknologi, usaha kecil menengah keterampilan dan sebagainya.
“Jauh lebih bermakna bisa membuat mereka mandiri. Rencananya Pemkot Malang akan memperkerjakan disabilitas yang mempunyai keahlian di bidang content creator bidang sosmed untuk melihat potensinya. Equals treatment harus kita lakukan dimana memberi ruang dan kesempatan serta peluang yang sama harus kita lakukan,” ungkapnya. (fik/wdy)
