Jombang, Memox.co.id – Kabupaten Jombang melalui Desa Cupak Kecamatan Ngusikan menggelar launching Matching Fund Desa Wisata Religi serta pembentukan pengolahan Desa Wisata Terpadu bersama Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya. Bertempat di Balai Desa Cupak, Sabtu (10/12/2022).
Turut hadir Anggota DPR-RI Sadarestu Wati, Rektor Untag Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, anggota DPRD Kabupaten Jombang Syarif Hidayatullah, Ketua Tim Pelaksana Matching Fund Prof. Dr. Hj Tri Ratnawati serta Kepala Desa (Kades) Cupak Winarsono.
Mewakili pihak UNTAG Surabaya Drs. Ec. Mohammad Suyanto menyampaikan, kegiatan Macthing Fund didanai oleh Kemendikbud Ristek Dikti melalui Kedai Reka. Salah satu kegiatannya adalah pembentukan pengelola Desa Wisata Religi, karena Desa Cupak terdapat potensi Wisata Religi.
“Ikon Desa Wisata Religi ini adalah makam Dewi Kilisuci. Selain itu di Cupak juga terdapat makam-makam kuno, sendang dengan view yang bagus, bumi perkemahan serta terdapat banyak UMKM,”ujarnya.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dalam pembentukan pengelola desa wisata ini kita mendatang nara sumber, salah satunya Direktur Jatim Park untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa potensi ini bisa dikelola secara profesional sehingga mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Cupak,” terangnya.
Terdapat 21 kegiatan dalam Macthing Fund juga mencakup pemasaran wisata serta digital marketing melalui website, hal ini dilakukan supaya desa wisata religi di Desa Cupak bisa booming.
Perlu diketahui, dalam kegiatan Matching Fund Launching Desa Wisata Religi serta pembentukan pengelola Desa Wisata Terpadu juga dilakukan penyerahan bantuan seperangkat perlengkapan kemah berupa tenda komando, kompor gas, lampu emergency serta matras oleh Drs. Ec. Mohammad Suyanto. (wis/fik)
