MEMOX.CO.ID – Jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur tahun 2025, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Trenggalek lakukan berbagai persiapan.
“Persiapan pertama adalah Training Center (TC) bagi masing-masing cabang olahraga (Cabor) yang dilakukan sejak 2 pekan lalu. Untuk persiapan saat ini, sudah tahap pematangan,” ungkap Wakil Ketua Harian KONI Trenggalek, Adit Suparno saat dikonfirmasi, Senin (16/06/2025).
Rencananya pelaksanaan Porprov Jawa Timur 2025 akan terlaksana pada 9 Juni – 5 Juli 2025 di Malang Raya. Namun untuk upacara pembukaan Porprov Jatim akan dilaksanakan pada 28 Juni 2025 nanti.
Untuk keikutsertaan dari Trenggalek, awalnya ada 32 Cabor. Namun kepastiannya hanya 28 Cabor yang siap mengikuti ajang bergengsi itu dengan jumlah kontingen 196 yang terdiri dari 154 atlet dan 42 official.
Adit menyebut ada beberapa Cabor unggulan yang menjadi penyumbang utama medali emas yakni sikat dan senam. “Cabor silat dan senam menjadi penyumbang utama medali emas.
Namun, bukan berarti hanya Cabor unggulan seperti silat dan senam yang hanya kita prioritas. Ada juga Cabor lain seperti takraw, yudo, karate dan catur yng diharapkan mampu memberikan hasil yang maksimal tahun ini,” imbuhnya.
Disinggung terkait Cabor diluar yang unggulan, Adit menyebut karena keterbatasan anggaran, KONI Trenggalek hanya melakukan monev saja. Artinya, untuk Cabor di luar yang unggulan KONI hanya support semampunya saja.
“Untuk anggaran yang diterima para Cabor sangat relatif, karena ada kriteria untuk Cabor yang diberikan anggaran. Salah satunya Cabor yang digemari masyarakat secara umum. Juga Cabor yang sering melakukan event, berupa club dan yang berpotensi mendapatkan prestasi,” terang Adit.
Meski begitu, masih banyak yang belum faham bahwa Koni Trenggalek memiliki kriteria dengan telah bergeser ke Cabor unggulan.
“Untuk Cabor yang mendapatkan anggaran terbesar pertama adalah sepakbola, kedua silat dan selanjutnya senam. Kriteria ini juga atas kebijakan pimpinan KONI dan musyawarah karena efisiensi anggaran,” ujarnya.
Soal target, Adit menegaskan jika KONI Trenggalek tidak memasang target berlebih untuk kompetisi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025 nanti.
“Untuk tahun ini minimal sama seperti tahun kemarin, kita targetkan mambawa pulang 5 medali emas. Kalau untuk Cabor atletik, melihat progres atlet yang sudah bekerja keras sejauh ini insyaallah medali emas itu bisa kita dapatkan tahun ini,” papar Adit.
Para cabor ini mengangkat ketertinggalan dengan tahun kemarin pada ajang Pekan Olahraga Provinsi dari 38 Kabupaten, Trenggalek mendapat peringkat 36. Pihaknya juga berharap Trenggalek akan meraih medali lebih banyak dari tahun sebelumnya.
“Kalau kemarin kita berada di peringkat 36. Mudah-mudahan dengan kemenangan yang mampu diraih nanti, kita bisa naik ke peringkat 26,” pungkasnya.
Terakhir, KONI Trenggalek juga terus memberikan motivasi dan semangat bagi semua atlet yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi 2025. Dengan terus membawa nama baik Trenggalek, KONI Trenggalek siap menghadapi ajang 2 tahunan tersebut dengan slogan Pantang Menyerah Untuk Meraih Prestasi. (mil)






