Tak Memakai Masker, Nyanyi Indonesia Raya

123
0
Tak Memakai Masker, Nyanyi Indonesia Raya
SIDANG DI TEMPAT: Suasana sidang ditempat bagi masyarakat yang tidak tertib memakai masker

Trenggalek, Memox.co.id – Tegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, Tim Gabungan TNI/Polri menggelar operasi yustisi di halaman taman Agropark Kabupaten Trenggalek.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan, dalam operasi Yustisi ini melibatkan Tim Gabungan dari Polres Trenggalek berserta Kodim 0806 beserta Satpol PP. “Kami bersama tim gabungan TNI/Polri dan juga Satpol PP Trenggalek menggelar Operasi Yustisi yang mana operasi ini merupakan salah satu upaya penertiban kepada masyarakat. Utamanya bagi masyarakat yang tidak memakai masker,” ungkap Kapolres, Senin (14/09/2020) siang.     Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perda Nomor 02 Tahun 2020 terkait penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

Terjadinya Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang merupakan salah satu bentuk bencana non alam dengan dampak yang  cukup luas tidak saja menelan korban jiwa yang sangat banyak karena cepatnya penularan. Namun juga membawa dampak bagi hampir seluruh sektor kehidupan utamanya sektor perekonomian, sehingga memerlukan penanganan dan penanggulangan yang cepat dan tepat untuk memutus mata rantai penularan dan segera mengembalikan kondisi kehidupan  masyarakat seperti keadaan semula atau membawa masyarakat pada kondisi kehidupan yang baru.

“Untuk itu diperlukan adanya peraturan yang dapat dijadikan sebagai dasar hukum dalam upaya memberikan pelindungan kepada masyarakat agar masyarakat mematuhi ketentuan-ketentuan yang diberlakukan selama terjadinya pandemi  seperti pembatasan kegiatan,” imbuhnya.

Dikatakan Kapolres Trenggalek, bagi warga masyarakat yang tidak memakai masker, dalam operasi Yustisi ini akan dilakukan sidang ditempat. Yang dalam hal ini menjadi wewenang pihak Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Trenggalek. “Untuk sanksi yang diberikan, mengingat selama ini kami sudah mengingatkan terkait Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 06 Tahun 2020 maka, saat ini akan kita lakukan penindakan. Baik sanksi administrasi (denda) maupun sanksi sosial,” kata Kapolres Doni.

Dengan begitu, masyarakat akan lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan yang ada dan bisa meminimalisir penyebaran Covid-19 khususnya di Kabupaten Trenggalek.

Rencananya, lanjut Kapolres, Operasi Yustisi ini akan dilakukan secara bertahap dibeberapa titik di Kabupaten Trenggalek. Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa sadar akan disiplin memakai masker sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid-19.

Adapun yang jumlah penindakan yang dilakukan di awal Operasi Yustisi ini digelar sebanyak 16 pelanggar.  “Harapannya mereka yang sudah dilakukan penindakan hari ini bisa memberitahukan kepada keluarga, kerabat, teman dan masyarakat yang lain agar tertib bermasker dalam setiap aktivitas diluar rumah,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, salah satu pelajar yang terjaring operasi Mohammad Satria Willy Rahman mengungkapkan jika operasi ini memang perlu dilakukan agar masyarakat bisa tertib memakai masker saat keluar rumah. “Sebenarnya saya bawa masker, tapi lupa tidak dipakai. Karena operasi ini baru hari ini dilaksanakan, jadi tadi hanya diberi sanksi menyanyi lagu Indonesia Raya,” tutur Willy.

Pelajar yang duduk di bangku kelas 3 SMA ini menyadari akan pentingnya memakai masker ditengah masa pandemi. Dengan memakai masker, masyarakat bisa ikut membantu pemerintah dalam upaya mengurangi penyebaran Virus Corona atau Covid-19. (mil/syn)