Indeks

Tabung Gas Oksigen Medis di Jember Langka, Harga Naik Dua Kali Lipat

Oksigen Tabung Medis di Jember Langka, Harga Naik Dua Kali Lipat
Terbatasnya persediaan tabung oksigen mulai terjadi sejak peningkatan kasus pandemi Covid-19 di Jember tahap kedua.

Jember, Memox.co.id – Stok gas oksigen medis tabung di wilayah Kabupaten Jember semakin langka. Tingginya permintaan di tengah adanya peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 di Jember, oksigen medis tabung pun sulit diperoleh. Tingginya permintaan dan minimnya stok membuat harga turut melonjak.

Seperti dituturkan oleh salah seorang keluarga pasien bernama Don Ramadhan. Don mengatakan, salah satu orang tuanya terpapar Covid-19 sejak beberapa hari yang lalu. Pasca menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jember, saat ini kondisinya sudah mulai membaik. Atas saran dokter kemudian dilakukan perawatan mandiri di rumah.

“Sejak menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi orang tua saya mulai membaik. Dokter menyarankan untuk melakukan perawatan di rumah saja,” ujar Don Ramadhan, melalui telepon di Jember, Senin (4/7/2021).

Atas saran dokter untuk melanjutkan perawatan di rumah, Don mengatakan, sebagai tahapan pemulihan keadaan, maka juga disarankan untuk tetap menggunakan alat bantu pernapasan, yakni menggunakan tabung oksigen.

“Ketika menjalani isolasi dan perawatan mandiri, ketersediaan alat bantu pernapasan masih mudah dijumpai. Namun, setelah gas oksigen habis, saya mencari tabung gas oksigen baru. Setelah mencari di sekitar Jember, ternyata ketersediaannya sudah sulit ditemui. Sekalipun ada, harga jual yang dikeluarkan sudah meningkat drastis,” ucapnya.

Mengaku kesulitan untuk mendapatkan tabung gas yang baru, Don menyebutkan, sudah mendatangi beberapa tempat penyedia alat medis dan agen di Jember. “Pertama saya datang ke salah satu toko di daerah Jalan Moch. Seruji, ternyata kosong. Selanjutnya saya pindah ke tempat lain yakni di Jalan PB. Soedirman, juga kosong. Selanjutnya lagi saya pindah ke toko lain di wilayah Sukorambi, dan beberapa tempat lain juga persediaannya kosong,” katanya.

Masih menurut Don ada 2 jenis oksigen tabung ukuran 6 kubik dan yang kecil ukuran 1 kubik. Tabung ukuran 6 kubik jika ingin membeli konsumen harus deposit senilai Rp 1.900.000, kepada agen. Status tabung hanya dipinjami agen. Sedangkan untuk tabung ukuran yang 1 kubik, harga sama sama namun tabung jadi milik pembeli.

Don kemudian memutuskan membeli tabung ukuran 6 kubik karena sangat membutuhkan untuk orang tuanya. “Ada salah satu yang masih menyediakan tabung gas oksigen, sudah satu paket. Harga beli untuk tabung yang kecil sudah kisaran di atas Rp1.900.000 lengkap. Sebelumnya masih kisaran Rp.1.000.000,” jelasnya.

Sementara untuk isi ulangnya juga mengalami kenaikan.”Kalau ukuran 6 kubik isi ulangnya naik dari 100 ribu naik menjadi 125 ribu,” katanya.

Secara terpisah, Nunung, pengelola tempat penyedia peralatan medis mengatakan, terbatasnya persediaan tabung oksigen mulai terjadi sejak peningkatan kasus pandemi Covid-19 di Jember tahap kedua.

”Sebelumnya, persediaan barang tersebut masih normal, tidak begitu langka. Tapi saat ini memang agak sulit. Permintaan banyak itu mas jadi kita juga kewalahan,” katanya. (vin/mzm)

Exit mobile version