Sutiaji Himbau Masyarakat Displin Buang Sampah

Kota Malang, Memox.co.id
Walikota Malang, Sutiaji menghimbau warganya agar disiplin dalam membuang sampah. Kata dia, bila sampah dibuang sembarang menyebabkan selokan air tersumbat. Berikutnya meluber ke jalan yang berdampak merusak badan jalan.

Kata walikota, pembenahan beberapa ruas jalan berlubang telah dimulai Pemkot Malang sejak awal Ramadan kemarin. Prosenya baru tahap patching atau penambalan aspal luar sebelum di Hotmix. Masyarakat diimbau tidak membuang sampah sembarangan.

Kata Sutiaji, penambalan jalan berlubang bisa sia-sia jika tidak ada kepedulian dari masyarakat. Sebab, mayoritas penyebab jalan berlubang akibat air yang menggenangi jalan kemudian mengikis aspal. Genangan air ini disebabkan banyak selokan atau drainase yang buntu. Tersumbat oleh tumpukan sampah.

“Saluran air di pinggir jalan banyak ditemukan dipan, kasur, kayu, dan bermacam sampah lainnya, kalau ini terus dibiarkan, perbaikan jalan berlubang akan percuma,” ujar Sutiaji, Senin (13/5/2019) siang.

Dicontohkannya, waktu pemantauan perbaikan saluran air di kawasan belakang Ramayana atau Jalan Aris Munandar, belum lama ini. Ia menemukan saluran air yang buntu oleh sampah. Hal itu membuat air tidak bisa mengalir ke Sungai Brantas yang melewati Jalan Aris Munandar tersebut.

Merespon itu, Sutiaji mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Pemerintah juga terus berupaya melakukan pembenahan, seperti memberi pagar di Jembatan Muharto agar tidak ada warga yang membuang sampah ke sungai,” jelasnya. (*/man)