Indeks

SERAHKAN BANTUAN : Nindya Permata Hasan mewakili PC Ketapang II LTD saat memberikan bantuan

PC Ketapang II LTD Beri Bantuan Program 6 Desa

Gresik, Memo X – Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto menyaksikan langsung bantuan program pemberdayaan masyarakat (PPM) Petronas Carigali (PC) Ketapang II LTD kepada 6 (enam) desa di Gresik. Bantuan program berupa berbagai peralatan permaianan edukasi untuk anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini diberikan oleh Senior Manajernya, Nindya Permata Hasan di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (9/4/2019).

Desa-desa penerima bantuan ini adalah Desa Manyarejo, Desa Manyar Sidomukti, Desa Manyarsidorukun, Desa Sukomulyo, empat desa tersebut ada di Kecamatan Manyar. Khusus Desa Sukomulyo juga mendapat dalam pengelolaan lingkungan berupa Gedung bank sampah.

Bantuan lain berupa peralatan pengolahan dan pengemasan hasil laut diberikan kepada Desa Randuboto di Kecamatan Bungah dan Desa Kramat kecamatan Sidayu.

Dalam keterangannya, Nindya Permata Hasan mewakili PC Ketapang II LTD mengatakan, bahwa sesuai rekomendasi Pemerintah bantuan program ini dibagi dalam 3 kategori yaitu program Pendidikan, program Kesehatan dan lingkungan, serta Program kewirausahaan. “Kami berharap agar bantuan program ini bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat bagi masyarakat desa yang sudah mendapat bantuan” katanya dihadapan Buparti beserta segenap undangan yang lain.

Selain para perwakilan masyarakat yang menerima bantuan, tampak hadir para kepala Desa serta Camat dari wilayah penerima manfaat, Para Kepala OPD serta perwakilan dari Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik.

Terkait bantuan tersebut, Bupati Sambari menyampaikan terima kasih kepada pihak PC Ketapang II LTD. Semoga kedepan makin banyak lagi bantuan program dari perusahaan yang lain untuk masyarakat Gresik. Bupati juga berharap agar kedepan bantuan yang diberikan tak hanya yang bisa dimanfaatkan oleh satu atau dua desa. “Kalau perlu bantuan itu bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Gresik yaitu 330 ribu Kepala Keluarga yang berada di 356 desa dan kelurahan di Gresik. Kami ingin agar pihak terkait bisa membangun semacam monumen berupa tugu seperti yang sudah diberikan oleh beberapa perusahaan di Gresik. Rencana kami, tugu tersebut akan ditempatkan di wilayah Duduksampeyan perbatasan” ujarnya saat memberi sambutan pada kegiatan tersebut.

Kepada Kepala Perwakilan Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabal Nusa) Ali Masyar, Bupati berharap agar keinginan tersebut disampaikan kepada Kepala SKK Migas. “Kami siap menghadap apabila ada semacam lampu hijau untuk merealisasikan keinginan tersebut”, katanya.

Sementara Ali Masyar mengatakan bahwa pentingnya dunia usaha untuk memberikan bantuan kepada masyarakat demi kehidupan bersama. “Jangankan dalam berusaha, kita tertawa saja kalau tidak ada yang bersama kita tentu orang lain akan melihatnya aneh. Mari kita bangun kebersamaan ini,” ujarnya. (sgg/ono)

3 kolom

Ft-misbakhun

Ekonomi di Tangan Jokowi Terbukti Maju

Jakarta, Memo X

Pertumbuhan ekonomi Indonesia era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla dinilai luar biasa. Bahkan, pencapaian perekonomian Indonesia lebih baik dibandingkan dengan sejumlah negara berkembang.

Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Golkar Mukhamad Misbakhun, menyatakan, ukuran ekonomi Indonesia saat ini masuk sebagai negara berkembang atau emerging market. “Pertumbuhan Indonesia di bawah pemerintahan Pak Jokowi merupakan sebuah pencapaian luar biasa, karena luar biasa bila diperbandingkan dengan negara yang ukurannya mirip Indonesia, emerging market itu Indonesia dibandingkan dengan negara Brasil, Rusia, China, Afrika Selatan, Turki, kemudian ada India,” kata Misbakhun polisiti asal Pasuruan ini, Senin (8/04/2019).

Hal itu menanggapi capres nomor urut 02, Prabowo Subianto yang melontarkan pernyataan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia telah menyentuh level 5 persen.

Influencer Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma`ruf Amin ini mengatakan, berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga tercatat terbaik nomor tiga di G20, setelah India dan China yang masing-masing tumbuh 7,3 persen dan 6,6 persen di tahun 2018.

Misbakhun menjelaskan, bahwa capaian ekonomi Indonesia pada tahun 2018 menyentuh level sebesar 5,17 persen. “Angka ini cukup baik di tengah ketidakpastian global,” ujar nya.

Ketidakpastian global yang dimaksud adalah normalisasi moneter di Amerika Serikat (AS) dengan menaikkan suku bunga. Kebijakan ini mampu membuat dolar yang masuk di negara berkembang seperti Indonesia pulang ke kampung ke negeri paman sam. “Lalu ada juga trade war, kondisi ini pemerintah melakukan antisipasi, melakukan sungguh dan serius membangun ekonomi domestik yang memperkuat pondasi dasar nasional kita dengan jumlah 263 juta itu potensi kekuatan ekonomi,” tuntasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur, Machfud Arifin menyampaikan, saat ini ada pihak yang menakut-nakuti seolah Indonesia suram, ibu pertiwi sedang diperkosa.  “Kenyataannya, rakyat merasakan ekonomi bergerak, ekonomi oke-oke saja, produksi jalan, bahkan ekspor ke luar negeri berjalan,” ulasnya.

Ditemui dalam kunjunganya di dua pabrik besar yang ada di Sidoarjo, yakni PT Surya Multi Cemerlang kawasan Wonoayu, dan PT Yanaprima Hastapersada di Desa Cemengkalang, Sidoarjo.

Machfud mengatakan, selain untuk mengkonsolidasikan suara pekerja, upaya menyasar para pekerja pabrik juga untuk mengirimkan pesan kampanye tentang kondisi ekonomi bangsa yang terus tumbuh positif. Bahkan, Indonesia akan masuk jajaran lima besar ekonomi dunia dalam satu dekade mendatang. “Industri-industri besar di Sidoarjo ke 01 semua. Ini sekaligus jadi bukti bahwa perekonomian Indonesia terus tumbuh. Jadi kalau ada yang bilang pertumbuhan endasmu ya agak aneh juga, lha wong ternyata dunia usaha dan para pekerjanya mendukung Pak Jokowi karena merasakan ekonomi terus maju,” papar mantan Kapolda Jatim tersebut.

Senada dengan Machfud, Direksi Titanium Lamina Granite (induk perusahaan PT Surya Multi Cemerlang) Handoyo Sudarga mengatakan, peluang usaha dan potensi perekonomian Indonesia semakin jelas ke depan di bawah kepemimpinan Jokowi. “Untuk itulah kita mau berinvestasi di Indonesia karena kita merasakan perekonomian maju saat ini. Semoga pemilu berjalan lancar untuk kemenangan Pak Jokowi yang bersih, maju, dan merakyat,” ungkap Handoyo. (*/vva/ono)

Exit mobile version