Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Pemkab Situbondo, 26 Orang Lolos Administrasi

Seleksi terbuka digelar di Graha Wiyata Praja lantai 2 Pemkab Situbondo, Senin, (21/09/2021).

Situbondo, Memox.co.id – Dalam mengisi kekosongan Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Situbondo. BKPSDM Situbondo gelar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo tahun 2021 bertempat di Graha Wiyata Praja lantai 2 Pemkab Situbondo, Senin, (21/09/2021).      

Seleksi terbuka ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo,  Drs.H.Syaifullah MM. Sekda Syaifullah mengatakan, mengingat adanya 7 kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dikarenakan pensiun dan mutasi dlam jabatan pimpinan tinggi pratama lain, Pemerintah Kabupaten Situbondo akan mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut sesuai dengan ketentuan melalui seleksi terbuka.

“Sumber Daya Manusia identik dengan potensi dan kemampuan yang dimiliki oleh setiap instansi Pemerintah, Ia masih melihat dengan pendaftaran yang sudah memenuhi syarat banyak tapi belum begitu optimal,” ujar Sekda.      

 Adapun 7 formasi jabatan pimpinan tinggi pratama melalui rotasi/mutasi antar pejabat pimpinan tinggi pratama antara lain yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Inspektorat, Kepala Dinas Kesehatan, kepala Dinas Sosial, Kasat Pol PP, Kepala BPPKAD dan Asisten.

Kepala BKPSDM Situbondo, Dr.H.Fathor Rahman M.Pd mengatakan, seleksi terbuka ini diikuti oleh sejumlah pendaftar 29 orang namun yang lolos adminstrasi sebanyak 26 orang, 2 orang tidak lolos karena faktor usia dan satu orang tidak lolos karena faktor ada instansi belum mengikuti diklat pim 3,” ujarnya.       

Fathor Rahman menambahkan, uji kompetensi seleksi Jabatan Tinggi Pratama bertujuan untuk menjaring calon pimpinan jabatan pimpinan tinggi pratama yang memiliki integritas, kompetensi dan berkinerja yang baik.

“Uji kompetensi ini meliputi 2 tahapan, pertama dengan metode wawancara, penulisan dan pengujian makalah, analisis rekam jejak oleh Asesor (panitia seleksi-red), sementara metode kedua yaitu wawancara kompetensi dan metode role playing yang dilaksanakan oleh asesor dari Universitas Jember,” pungkasnya. (mam/mzm)