Dukung Budidaya Porang di Bondowoso, Disperta Support Sertifikasi Bibit, Perhutani Siapkan Lahan 18 Ha

  • Bagikan
Adm Perhutani, Andi Ardian memaparkan konsepnya. (sam)

Bondowoso, Memox.co.id – Dinas Pertanian bekerjasama dengan Perhutani, BNI, dan Kelompok Tani akan mengembangkan budi daya tanaman porang di Bondowoso. Masing-masing lembaga sudah menyiapkan sarana dan prasarana sesuai tugas, pokok, dan fungsinya (Tupoksi).           

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian (Disperta), Hendri Widitono, SPT, MP pada Memo X, Selasa (21/9) usai mengikuti Peresmian Pemanfaatan Lahan Perdana pada Petak 109 untuk Tanaman Aneka Buah (Miniatur Porang) di Desa Gunung Anyar Kecamatan Tapen. 

“Disperta sangat mendukung pengembangan pertanian porang. Bahkan, kami juga mensupport untuk sertifikasi bibitnya, baik katak maupun umbi,” kata Hendri, sapaan Kepala Disperta.       

Ditempat yang sama, Administratur Perum Perhutani KPH Bondowoso, Ir. Andi Ardian mengatakan, saat ini komuditi porang di Indonesia sangat booming. Bahkan porang Indonesia terbaik di dunia internasional. 

Oleh karena itu, pihaknya memberikan dukungan dengan menyiapkan lahan untuk sementara 18 ha. Yaitu melalui program Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS).           

Ditambahkan, untuk menjadi anggota KUPS sangat mudah sekali. Hanya menyiapkan KTP, KK dan SK dari Kepala Desa. Kalau syarat administrasi sudah dipenuhi, nanti akan mendapat pembagian lahan. 

“Kalau KUPS sudah klir, kami akan menerbitkan PKS yang bisa dijadikan syarat untuk mendapatkan pinjaman KUR pada BNI. KUPS hanya memberikan kontribusi 10% kepada Perhutani setelah dipotong Pnbp sebesar 6%,” kata orang Bone ini.           

Ketua Kelompok Tani Porang, Suprapto menimpali, 6% itu patokan harga. Kalau saat panen harga porang Rp 5.000,00/kg, maka Pnbpnya Rp 300. Baru setelah bayar Pnbp pada negara, sisanya 90% diambil petani, 10% disetor ke Perhutani. 

“Kami siap memberikan bimbingan tehnik kepada petani porang, agar sukses dalam menjalankan usaha pertaniannya. Petani sukses kami senang,” kata Prapto, sapaannya pada Memo X. (sam/mzm) 

  • Bagikan