Jember, Memox.co.id – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan dr.Soebandi (STIKES dr Soebandi) tinggal selangkah lagi akan bermetamorfosa menjadi universitas.
Kepastian perubahan status dari sekolah tinggi menjadi universitas ini diperoleh setelah pihak Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dirjen Dikti Kemendikbud) dan LLDikti VII Jawa Timur melakukan evaluasi lapangan (visitasi), Rabu (21/4/2021).
Dalam evaluasi lapangan verifikator melakukan verifikasi administrasi dan faktual sebagai pemenuhan syarat perubahan status. Dalam evaluasi tersebut pihak verifikator tidak ada temuan mayor sehingga memenuhi syarat untuk menjadi universitas.
Universitas dr. Soebandi dibawah naungan Yayasan Jember Internasional School (JIS) yang dipimpin oleh Mashun atau lebih akrab dipanggil Haji Mashun.“Tadi sudah diumumkan oleh pihak Dirjen Dikti Kemendikbud memenuhi syarat untuk menjadi universitas,” kata Ketua Yayasan JIS, Mashun.
Menurut Mashun, temuan-temuan dari pihak verifikator akan segera ditindak lanjuti. Salah satunya adalah perlu dibangunnya pagar pembatas untuk lokal universitas dengan lokal SMK (sekolah menengah kejuruan) milik yayasan yang berada dalam satu kawasan.
”Tadi ada ada tiga aspek yang dinilai tadi, aspek legalitas, aspek keuangan, aspek administrasi dan umum. Alhamdulillah semuanya sudah memenuhi syarat STIKES dr.Soebandi menjadi universitas,”katanya.
”Tinggal beberapa catatan yang harus kita penuhi, misal dalam satu yayasan ini ada 2 lembaga pendidikan menengah dan tinggi, satu SMK maka harus kita kasih pagar pembatas akses masuk, SMK sendiri universitas sendiri tidak boleh menjadi satu, saya kira ini segera bisa dilaksanakan,” jelasnya.
Untuk sementara Universitas dr.Soebandi hanya ada 2 fakultas, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Ekonomi Bisnis. Untuk Fakultas Ilmu Kesehatan saat ini ada 7 program studi (prodi) antara lain S1 Keperawatan, S1 profesi perawat, S1 Kebidanan, Profesi Kebidanan, S1 Farmasi, D4 Laboratorium Medis. Kesemua program studi ini sebelumnya telah ada saat masih berstatus sekolah tinggi kesehatan.
Sedangkan untuk Fakultas Ekonomi Bisnis ada 2 program studi Kewirausahaan dan Bisnis Digital.”Untuk dosen di dua program studi baru sudah siap,” katanya.
Masih menurut Mashun, jika temuan dari pihak verifikator yang terdiri dari 2 orang profesor dan 3 orang doktor ini segera dipenuhi, sekira bulan Juli 2021, SK penetapan perubahan status menjadi Universitas dr. Soebandi turun. Sehingga di tahun ajaran baru nanti sudah bisa menerima mahasiwa baru untuk fakultas baru.
Sebagai informasi, perguruan tinggi yang dikenal sebagai “white campus” karena mempunyai gedung mirip gedung putih kantor Presiden America ini, didirikan pada 2008. Selama 13 tahun ini sudah berkiprah mencerdaskan anak-anak bangsa dan menghasilkan lulusan-lulusan terbaik yang siap bekerja di bidang kesehatan. (vin/mzm)
