A. SEJARAH PSSI
Indonesia mulai mengenal sepak bola modern sejak kedatangan orang Belanda yang mendirikan perusahaan dagang VOC pada abad ke-16. Sepak bola diperkenalkan oleh orang-orang Belanda yang datang ke Indonesia sejak tahun 1889 untuk bekerja di instansi pemerintahan Hindia Belanda sebagai pegawai, serdadu bayaran, onderneming (perkebunan), perkapalan dan pertambangan sebagai karyawan. Muncul keinginan dari karyawan-karyawan, pegawai-pegawai yang aktif bermain sepak bola untuk membentuk klub-klub atau perkumpulan- perkumpulan.
B. PROSES KEMBALINYA PSSI
Pada masa pendudukan Jepang kongres ke-12 PSSI tidak dapat diselenggarakan karena pendudukan Jepang di Indonesia. Sejak tahun 1942 PSSI tidak dapat melakukan kegiatan karena peperangan dan kondisi Indonesia yang belum sepenuhnya kondusif. Setelah konferensi meja bundar (KMB) di Den Haag diputuskan bahwaIndonesia menjadi negarayang berdaulat, kongres PORI yang ke-3 baru dapat diselenggarakan pada tanggal 22-23 Desember 1949.
Sepak bola seakan telah menjadi bahasa persatuan juga dianggap sebagai alat pemersatu dan menjadikan sepak bola menjadi olahraga yang paling multikultural. Sepak bola di Indonesia di bawah naungan PSSI digunakan sebagai wadah menumbuhkan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia pada masa penjajahan melalui sepak bola tidaklah mulus. (*)






